- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
SOSIALISASI POLA KONSUMSI PANGAN B2SA

SOSIALISASI POLA KONSUMSI PANGAN B2SA
Gerakan Sadar Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) adalah salah satu promosi agar masyarakat dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, dalam menu makannya sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizinya dengan memanfaatkan pangan sumberdaya lokal. Gerakan konsumsi pangan menurut konsep B2SA menggantikan konsep lama 4 sehat 5 sempurna yang dulu diterapkan di Indonesia yang sekarang sudah tidak relevan lagi.
B2SA adalah susunan makanan yang dikonsumsi seseorang untuk sekali makan atau sehari menurut waktu makan ( pagi, siang, malam,kudapan) yang mengandung zat gizi untuk memenuhi kebutuhan tubuh, dimana B2SA merupakan akronim dari Beragam artinya tidak tergantung dari 1 jenis makanan saja semakin beragam jenisnya maka semakin lengkap kandungan gizinya, Bergizi artinya mengandung zat gizi makro dan mikro, Seimbang artinya porsi makan disesuaikan dengan kondisi masing – masing individu, Aman artinya makanan terbebas dari cemaran fisik, kimia dan biologi.
Konsep pola konsumsi makan B2SA menganjurkan makanan yang beragam, lebih ke mengatur porsi makan dan susu bukanlah penyempurna karena produk susu dapat digantikan dengan produk pangan hewani / nabati lainnya.
Sosialisasi pola konsumsi pangan menurut konsep B2SA dilakukan pada hari senin, 24 Oktober 2022 di Desa Pogungjurutengah kecamatan Bayan Kab Purworejo di KWT Lestari Berseri. Berdasarkan wawancara dengan partisipan, diketahui bahwa anggota KWT Lestari Berseri belum familiar dengan konsep baru tersebut. Hampir semua anggota KWT masih mengenal konsep 4 sehat 5 sempurna.
Kegiatan sosialisasi diawali dengan mengenalkan kepada partisipan tentang pangan, macam-macam asas pangan dan penyelenggaraan pangan, dimana sosialisasi konsumsi pangan termasuk ke dalam kegiatan penyelenggaraan pangan. Kemudian diberikan soal – soal pre test untuk mengukur pengetahuan peserta tentang konsep B2SA dan pedoman gizi seimbang, setelah pre test dilanjutkan dengan penayangan video edukasi. Setelah penayangan video selesai kemudian diberikan soal – soal pos test kepada partisipan untuk mengetahui pemahaman peserta setelah diberikan sosialisasi dengan menggunakan video edukasi. Kegiatan sosialisasi diakhiri dengan pengisian testimoni oleh partisipan dengan menggunakan media google form.
Hasil dari sosialisasi dengan menggunakan video edukasi diperoleh pengetahuan masyarakat tentang konsep B2SA meningkat dibandingkan sebelum diberikan sosialisasi. Pemberian sosialisasi dengan media video edukasi ini dinilai lebih efektif daripada apabila sosialisasi hanya dilakukan dengan disampaikan dengan media power point. Sebagian besar masyarakat masih belum paham betul, bahwa makanan berkarbohidrat tidak hanya dapat dikonsumsi pada 1 produk nasi saja, akan tetapi dapat juga diperoleh dari aneka ragam umbi – umbian.
Sosialisasi pola konsumsi pangan dengan konsep B2SA yang dilakukan secara terus – menerus melalui media sosial, diharapkan dapat merubah kebiasaan konsumsi masyarakat menjadi lebih baik, dan meninggalkan konsep lama 4 sehat 5 sempurna. Sehingga dapat tercipta masyarakat yang tumbuh aktif, sehat dan produktif.
Foto – foto kegiatan sosialisasi B2SA
Link video edukasi
https://drive.google.com/file/d/1A-9LRu3NI3zJuwSMACxkksgDT4Q97uQR/view?usp=sharing
Redaksi : Bidang Pangan DKPP Purworejo






