- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
SOSIALISASI DAN PENETAPAN ALOKASI PUPUK BERSUBSIDI KECAMATAN PURWODADI TAHUN 2023

SOSIALISASI DAN PENETAPAN ALOKASI PUPUK BERSUBSIDI KECAMATAN PURWODADI TAHUN 2023
Kamis tanggal 12 Januri 2023 bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Purwodadi dilakukan Sosialisasi e Alokasi dan penetapan Alokasi Pupuk Bersubsidi Tahun 2023. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Camat Purwodadi, Kabid Sarana dan Perlindungan Pertanian DKPP, KJF DKPP yang membawahi pupuk bersubsidi, Koordinator beserta PPL Kecamatan Purwodadi, Perwakilan Petugas BRI Unit Purwodadi dan BRI Unit Pendowo, Distributor pupuk bersubsidi , Para pengecer / Kios Pupuk Lengkap (KPL) dan Admin RDKK desa dari 40 desa di kecamatan Purwodadi.
Sebagaimana kita ketahui bahwa dasar penetapan alokasi pupuk bersubsidi adalah:
- Ketersediaan anggaran;
- Proporsi luas lahan 9 komoditas, LP2B atau luas lahan sawah dilindungi;
- Data base petani dalam simluhtan;
- Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi tahun sebelumnya
Alokasi pupuk bersubsidi tahun 2023 sudah disetujui kabupaten maka perlu dilakukan penetapan pupuk bersubsidi. Perbedaan antara e RDKK dengan e Alokasi salah satumya adalah bahwa di dalam eRDKK di dalam RDKK berupa input data usulan petani namun di dalam e ALokasi merupkan input alokasi per petani.
Adanya perbedaan antara eRDKK dan e Alokasi. Pada saat input data melalui e RDKK hanya dibatasi oleh dosis rekomendasi komoditas namun pada e Alokasi dibatasi oleh dosis rekomendasi komoditas dan alokasi provinsi, kabupaten sampai dengan kecamatan. Untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi petani maka input pupuk di kecamatan Purwodadi digunakan persentasi tidak penuh ( tidak100%) bagi petani agar terbagi secara merata. Persentase yang digunakan 56% sehingga mempengaruhi jumlah pupuk bersubsdi yang dapat ditebus oleh petani, oleh karena itu perlu diberi pamahaman kembali tentang e Alokasi Pupuk Bersubsidi. Sedangkan pupuk bersubsidi terdiri dari 2 (dua) jenis yaitu Urea dan NPK Phonska untuk diperuntukkan 9 (sembilan) komoditas tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan.
Beberapa kesimpulan dari Sosialisasi dan Penetapan Alokasi Pupuk Bersubsidi tahun 2023 yaitu:
- Alokasi Pupuk bersubsidi bagi petani di Kecamatan Purwodadi sudah ditetapkan oleh Bupati Purworejo
- Terdapat penyesuaian e Alokasi artinya semua pupuk yang tertera di kartu tani bisa ditebus tanpa ada pengurangan (misal pengurangan 30% atau sejenisnya) selagi ada barang tersedia di KPL
- Per 1 Januari 2023 KPL menyalurkan pupuk bersubsdidi dengan menu Multipayment yang baru, menu Pupuk Bersubsidi sudah tidak digunakan
- Kemungkinan SPJB dengan Distributor akan sesuai dengan e Alokasi maka tugas KPL memaksimalkan penyaluran pupuk ke petani, mengingat kebiasaan petani bertumpuk saat pemakaian saja, maka KPL dan PPL bisa mengajak petani menebus pupuk secara berkala / tidak menumpuk di satu waktu. Sehingga mengurangi resiko langka karena faktor pengiriman
- Saat penyaluran dengan multiplayment kuota dicek dengan kode 77703 itu adalah kuota total, dalam penyalurannya akan dibagi lagi menjadi beberapa kode bayar dengan Padi (000001), Jagung (000002), dan lain–lain terdapat 9 komoditas yaitu Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih, Tebu Rakyat, Kopi dan Kakao. Contoh kuota total Urea 300 kg terbagi penyalurannya menjadi Padi 200 kg, Jagung 100 kg. Jika petani ingin mengambil 250 kg Urea maka diambil 200 kg dari kode Padi (000001) dan 50 kg dari kode Jagung (000002) atau 150 kg dari kode Padi (000001) dan 100 kg dari kode Jagung (00002). Jika dipaksakan menyalurkan 250 kg dari kode Padi (000001) saja maka akan muncul konfirmasi kuota tidak cukup. Untuk itu harus kembali melihat e Alokasi jika hal tersebut terjadi
- Beberapa petani akan ditemukan konfirmasi kuota kososng maka silakan cek kembali apakah sudah mengajukan SPPT terbaru tahun lalu? Pembaharuan SPPT untuk lahan usaha tani dilakukan setiap tahunnya pada periode bulan Juli-November dilaporkan melalui kelompok tani, atau admin RDKK desa, dilanjutkan ke PPL Kecamatan Purwodadi. Jika terlambat maka akan didaftarkan pada periode tahun berikutnya. Untuk memastikan segala error tentang kartu tani dapat menghubungi pihak BRI yang menangani kartu tani.
- Jika ditemukan konfirmasi Petani Tidak terdaftar silakan menghubungi BRI atau cek kembali mungkin petani sudah mempunyai kartu tani baru sehingga kartu tani yang lama otomatis dinonaktifkan
- Untuk pembelian eceran dengan kuota pupuk kurang dari 50 kg, sebaiknya KPL bisa mengambil kebijakan untuk tambahan biaya bungkus, plastik. Jika petani tidak mau, sebaiknya disarankan saja menggabungkan kuota agar menjadi 50 kg, artinya penebusan dilakukan secara kumulatif di kelompok tani sehingga kuota yang di bawah 50 kg dapat tercukupi dengan menggabungkan dengan petani lainnya, perlunya koordinasi antara petani yang satu dengan yang laiinya dalam satu kelompok tani. Karena aturan penyaluran Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pembelian kemasan 50 kg, jika kurang di bawah tersebut dan petani tidak mau menanggung biaya biaya bungkus, timbang dan plastik maka kembali ke aturan, disalurkan dalam kemasan 50 kg.
- Adapun hal lain seperti kartu tani mana yang dipakai, atau kuota mana saja yang aktif, silakan diuji diuji dengan EDC multiplayment kode 77703 dan 000000, jika kuota sudah muncul maka langsung bisa menebus pupuk bersubsidi dan kartu tani tersebut aktif. Kalupun kartu baru lagi akan diserahkan kemudian atau kartu lama sudah tidak aktif diharapkan dapat dicek di EDC atau konfirmasi dengan BRI terkait kartu tani tersebut.
( Pengirim Nursilahturahmi, S.P, Penyuluh Pertanian BPP Purwodadi)






