- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Sosialisasi Bantuan kedelai Pituruh tahun 2024

SOSIALISASI BANTUAN KEGIATAN KEDELAI KECAMATAN PITURUH TAHUN 2024
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo (DKPP Purworejo) dan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Pituruh (BPP Pituruh) beserta dirktur CV PB. Utama pada Hari Kamis, 2 November 2023 melaksanakan kegiatan sosialisasi bantuan kegiatan kedelai tahun 2024 dihadiri oleh 40 pengurus poktan dari 40 desa yang bertempat di aula BPP Pituruh dalam rangka mensukseskan pelaksanaan kegiatan pengembangan kedelai tahun 2024.
Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Jayadi, S.P., M.M. menyampaikan tentang kinerja bantuan pemerintah komoditi Aneka Kacang dan Umbi (AKABI) khususnya tanaman kedelai dan menyampaiakan jenis paket bantuan kedelai yang diantaranya 50kg benih, pupuk NPK non subsidi 50kg, pestisida/herbisida 2 Liter, Pupuk hayati 3 Liter dan Pupuk silica 250 gram untuk satu hektar.
Sumarjono, S.P. selaku Koordinator BPP Pituruh memaparkan bahwa kecamatan pituruh dulunya merupakan sentra kedelai, namun sejak 2015 petani di kecamatan pituruh sudah beralih ke komoditas kacang hijau, hal ini dikarenakan harga kacang hijau yang lebih tinggi dan juga perawatan yang dilakukan lebih mudah. Hamdan Wibowo selaku direktur CV PB Utama memaparkan tentang kondisi tanaman kedelai yang ada di wilayah kebumen dimana tanaman kedelai di kebumen dapat mengahasilkan kedelai dengan kualitas yang bagus dan kuantitas yang cukup tinggi selain itu direktur CV PB Utama siap melakukan perjanjian kerja sama (MOU) dengan petani apabila memang petani mau menanam kedelai.
Hasil dari sosialisasi yang dilaksanakan dengan adanya rencana bantuan dari pemerintah tersebut diharpakan petani dapat menanam kedelai kembali, hal itu juga didukung dengan CV PB Utama yang siap melakukan perjanjian kerja sama dengan petani sehingga terjamin nya harga kedelai ketika panen.






