SL Kelapa untuk Edukasi Petani di Wilayah Grabag

By DINPPKP 20 Mei 2024, 14:52:45 WIB Penyuluhan
SL Kelapa untuk Edukasi Petani di Wilayah Grabag

Sekolah lapangan merupakan proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkat Pengetahuan dan ketrampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahatani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan.

Sekolah Lapang merupakan salah satu metode penyuluhan atau pembelajaran dan pendidikan petani memiliki ciri khusus, prinsip, azas, tahapan yang membedakannya dengan metode penyuluhan dan pembelajaran lainnya. Poktan Lestari merupakan salah satu kelompok yang terpilih mendapatkan kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kelapa. Kegiatan ini merupakan kegiatan yag dianggarkan oleh APBN.

Kamis, 16 Mei 2024 diadakan pertemuan pertama Sekolah Lapang (SL) Kelapa bertempat di Balaidesa Aglik Kec. Grabag Kab.Purworejo. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdaftar di dalam kelompok tani. Tema pembelajaran pada pertemuan pertama ini berjudul “PENGENALAN HAMA DAN PENYAKIT UTAMA TANAMAN KELAPA”. Pemateri ini langsung disampaikan oleh petugas Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hotikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Tengah.

Duwi Hartoto, S.T. selaku koordinator PPL Kec. Grabag dalam sambutannya menyampaikan selamat mengikuti kegiatan Sekolah Lapang (SL) bagi para peserta. Beliau berpesan untuk dapat diikuti dengan baik karena tanaman kelapa meskipun bukan tanaman pokok akan tetapi diharapkan dapat menambah nilai ekonomi bagi petani.

Sugeng Riyadi (46 Th) mengaku senang dan bangga menjadi salah satu peserta kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kelapa. Dengan mengikuti kegiatan ini beliau mengaku menambah wawasan dan pengetahuan terkait hama pada tanaman kelapa. “Saya merasa senang dan bangga dengan adanya kegiatan ini karena saya menjadi tambah wawasan dan pengetahuan tentang tanaman kelapa khususnya pengendalian hama yang menganggu tanaman kelapa”.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung