- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
SL Kelapa, Sarana Pembelajaran Non Formal Bagi Para Petani di Grabag

Sekolah lapang merupakan proses
pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkat Pengetahuan dan ketrampilan
dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha, identifikasi dan mengatasi
permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan
sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga
usahatani lebih efisien, berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan. Gapoktan
Sido Maju Desa Bendungan merupakan salah satu kelompok yang terpilih untuk
melaksanakan kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kelapa ini.
Jum’at, 20 September 2024
dilaksanakan pertemuan pertama kegiatan Sekolah Lapang (SL) Kelapa. Kegiatan
ini diikuti oleh 25 peserta yang tergabung dalam anggota kelompok tani.
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Prasaranana dan Penyuluhan Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian Kab.Purworejo, tim KJF dan semua PPL Kecamatan Grabag.
Dalam sambutannya Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Ibu Arie Sulistyani,
S.TP, MP menyampaikan kegiatan SL sebagai wadah para petani dan PPL untuk
sama-sama belajar khuhusnya mengenai tanaman kelapa. Beliau menyampaikan bahwa
Indonesia merupakan pengekspor kelapa no 1. Oleh sebab itu beliau berharap
dengan adanya SL ini petani mampu merawat, berbudidaya dan mengembangkan
tanaman kelapa secara baik yang nantinya diharapkan dapat membuat benih dengan
kualitas unggul secara mandiri. Sebelumnya Duwi Hartoto, S.ST selaku
Koordinator PPL Kecamatan Grabag juga menyampaikan bahwa Desa Bendungan
merupakan salah satu desa yang terdapat banyak tanaman kelapa dan banyak petani
penderes, hal ini sebagai bahan pertimbangan terpilihnya desa Bendungan sebagai
penerima Kegiatan SL Kelapa ini.
Kegiatan SL Kelapa ini
dilaksanakan sebanyak 6 kali pertemuan. Pada pertemuan pertama dilakukan
pembentukan kelompok dan kontrak belajar. Pembentukan kelompok kecil diharapkan
agar semua peserta dapat aktif selama mengikuti sekolah lapang. Kelompok yang
terbentuk terdiri dari 5 kelompok kecil yang pesertanya terdiri dari petani dan
PPL. Untuk pertemuan selanjutnya dilaksanakan kontran belajar dengan kesepakatan
kegiatan dilaksanakan setiap hari Rabu pukul 09.00 WIB.






