Siapkan Juleha Untuk Idul Adha, DKPP Laksanakan Pelatihan Gratis

By DINPPKP 24 Apr 2026, 13:05:46 WIB Peternakan dan Keswan
Siapkan Juleha Untuk Idul Adha, DKPP Laksanakan Pelatihan Gratis

Siapkan Juleha Untuk Idul Adha, DKPP Laksanakan Pelatihan Gratis

 

Pelatihan dilaksanakan di Aula A Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo pada Hari Kamis (23/04), dengan jumlah peserta sebanyak 35 orang yang terdiri dari pelaku usaha Tempat Pemotongan Hewan Kambing dan Ayam serta perwakilan takmir masjid perwakilan dari 16 Kecamatan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo yaitu Bagas Adi Karyanto S.Sos., M.M.dalam sambutannya beliau mengharapkan agar kegiatan pelatihan JULEHA dapat membantu Masyarakat dalam mengetahui metode penyembelihan hewan yang menjujung aspek kesejahteraan hewan dan sesuai syariat islam sehingga menghasilkan daging yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH)


Paparan Narasumber Pertama yaitu drh. Pangesthi Rahaju dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah. Dalam paparan beliau yang berjudul Higiene Sanitasi pada Rumah Potong Hewan dan Aspek Kesejahteraan Hewan dalam Pemotongan hewan, berisikan tujuan penerapan hygiene sanitasi Adalah menghasilkan pangan yangaman (safe) dan layak (suitable) muntuk dikonsumsi. Adapun Prinsip Higiene mencangkup : (1) Personal – yang kontak langsung dengan produk, (2) Penanganan Produk (3) Bangunan (lokasi, disain, lay out, bahan) dan fasilitas (4) Alat – alat, wadah, kemasan yang kontak langsung dengan produk. Dalam paparannya beliau juga menyinggung mengenai sumber pencemaran daging terletak pada titik kritis saat Pemeriksaan Ante Mortem yaitu Mencegah hewan yang sakit ke proses penyembelihan atau hewan memerlukan penanganan Khusus, kemudian saat pengulitan,  Resiko  cemaran juga terjadi jika dilaksanakan dilantai, terutama pada tahap evicerasi (pengeluaran jeroan) yang dapat mengkontaminasi ke daging. Penerapan kesejahteraan hewan pada proses penyembelihan hewan kurban yaitu dengan cara : (1) penyembelihan yang baik sehingga menghasilkan daging yang halalan-thoyiban (2) Perlakuan yang baik dengan memperhatikan aspek kesejahteraan hewan termasuk dalam persiapan, penggiringan, pengekangan (perebahan) hewan dan Penyembelihan (3) Penyembelihan merupakan proses berpotensi menimbulkan cekaman kesakitan, dan pencermaran, hewan harus diperlakukan dengan baik sebelum sebagai ikhsan kepada hewan.


Paparan Narasumber Kedua yaitu Dr. H. Uan Abdul Hanan, MSI, Selaku Sekretaris MUI Kabupaten Purworejo dan perwakilan di Kantor Kemenag Purworejo. Pada paparan beliau menyampaikan bahwa Allah menciptakan semua ada di bumi untuk manusia, sehingga penyembelihan merupakan jalan untuk menjadikan makanan itu halal, jika tidak disembelih maka sama dengan bangkai. Menurut Fatwa MUI Nomor 12 Tahuan 2009 Tentang Standar Sertifikasi Penyembelihan Halal terdapat beberapa standar penyembelihan mulai dari standar Penyembelih, Alat, proses penyembeilihan hingga standar pengolahan daging. Proses penyembelihan haruslah :

1. Penyembelihan dilaksanakan dengan niat menyembelih dan menyebut asma Allah.

2. Penyembelihan dilakukan dengan mengalirkan darah melalui pemotongan saluran makanan (mari’/esophagus), saluran pernafasan/tenggorokan (hulqum/trachea), dan dua pembuluh darah (wadajain/vena jugularis dan arteri carotids).

3. Penyembelihan dilakukan dengan satu kali dan secara cepat.

4. Memastikan adanya aliran darah dan/atau gerakan hewan  sebagai tanda hidupnya hewan (hayah mustaqirrah).

5. Memastikan matinya hewan disebabkan oleh penyembelihan tersebut.

Paparan Narasumber Ketiga : H. Abdi Sandika, M.Pd. selaku Ketua DPD Juleha Purworejo. Dalam paparannya beliau menayangkan beberapa video mengenai cara penyembelihan yang benar dan beberapa yang salah, dilanjut dengan pelaksanaan praktek mengenai jenis-jenis pisau, cara mengasah pisau dan praktek langsung dalam pelaksanaan penyembelihan sesuai syariat islam yang dipandu oleh Ustadz H.M. Hafid.

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung