- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
- KT Rukun Tani Gowong Siapkan 2.000 m² untuk Budidaya Bawang Merah Varietas Tajuk
- PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH Pengembangan Ayam Petelur di Kelompok Tani Sumber Makmur desa Tersidilor Kecamatan Pituruh
- Menjaga Genetik Unggulan Purworejo, Seleksi Hibah Kambing Kaligesing Kembali Digelar
Sekolah Lapang Kelapa, Dorong Petani Girigondo Untuk Budidaya Tanaman Kelapa sesuai GAP

Sekolah Lapang Kelapa, Dorong Petani Girigondo Untuk Budidaya Tanaman Kelapa sesuai GAP
Girigondo, 22 April 2026 – Kelompok Tani Berkah Tani Milenial Desa Girigondo melaksanakan pertemuan kedua Sekolah Lapang (SL) Kelapa yang diikuti 25 peserta. Kegiatan ini fokus pada peningkatan keterampilan budidaya kelapa dari pemilihan bibit sampai penanganan pasca panen. Acara dibuka dengan sambutan Kabid Prasarana dan Penyuluhan Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Ery Puspandono, SP, MM. Beliau menyampaikan bahwa tujuan SL Kelapa adalah meningkatkan kapasitas petani dalam budidaya kelapa secara utuh. Petani diharapkan tidak hanya fokus pada buah, tetapi juga mampu mengembangkan potensi limbah seperti sabut kelapa agar memiliki nilai ekonomi.
Arahan selanjutnya disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo, H. Shohibul Untung, S.Sos. Ia menekankan besarnya potensi kelapa, mulai dari buah hingga sabut, di pasar ekspor. Menurutnya, DPRD siap menampung aspirasi kelompok tani untuk mendorong kebijakan yang mendukung pengembangan komoditas kelapa di Purworejo.
Materi inti dipandu Koordinator BPP Pituruh Tri Surahmi, SP. Peserta melakukan pengamatan agroekosistem dengan dibagi menjadi 5 kelompok. Aspek yang diamati meliputi: jenis kelapa, umur tanaman, jarak tanam, tinggi tanaman, jenis hama dan gulma yang ada, tanaman lain yang tumbuh di kebun kelapa, serta jumlah tandan dan jumlah buah per tandan. Setelah pengamatan lapangan, peserta kembali ke kelas untuk memaparkan hasil pengamatan masing-masing kelompok. Sesi dilanjutkan dengan materi GAP (Good Agricultural Practices) Tanaman Kelapa oleh PPL Wibi Desa GIrigondo Aditya Suwandi. Ia menjelaskan cara budidaya kelapa yang baik dan benar, mulai dari pemilihan bibit unggul, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama, hingga panen yang tepat.
Kegiatan ditutup dengan diskusi. Peserta aktif bertanya seputar teknik budidaya, penanganan hama, hingga peluang pemasaran sabut kelapa. Melalui SL ini, Kelompok Tani Berkah Tani Milenial diharapkan mampu menjadi pionir pengembangan kelapa terpadu di Desa Girigondo.






