- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Sertifikasi Beras Organik Kabupaten Purworejo

Hari Selasa tanggal 26 Oktober 2021, bersama Kelompok Tani Barokah Tani Desa Kedungpucang, Mba Mira selaku PPL Wibi, Mas Luqman dan Pak Haris menerima tamu dari BAPPEDA, Bapak Heru Nusantoro dan tim dalam rangka pelaksanaan surveillance sertifikasi beras organik.
BAPPEDA akan membangun stakeholder yang berkaitan dengan agribisnis beras organik dari hulu sampai hilir bahkan sampai pasar ekspor.
BAPPEDA juga menyarankan kepada Kelompok Tani Barokah Tani untuk mengikuti Program CSR ( Corporate Social Responsibility) dari PT Astra melalui Program Desa Sejahtera Astra.
Setelah pertemuan dengan Tim BAPPEDA, kami melaksanakan panen padi organik. Produktivitas padi yang diperoleh sebagai berikut :
1. Varietas Japonica : 98,83 Ku/Ha GKP.
2. Varietas Rajasa : 82,16 Ku/Ha GKP.
3. Varietas Ciherang : 78,96 Ku/Ha GKP.
Sebagai pembanding, produktivitas padi non organik Varietas Inpari 32 sebesar 72,68 Ku/Ha.
Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa budidaya padi organik yang diusahakan selama dua tahun berturut-turut menghasilkan produktivitas lebih tinggi daripada padi non organik.
(Febtory Setyo Harsanti / PPL Kecamatan Bener)






