- Penyerahan Alsintan Oleh Bupati Purworejo guna Modernkan Pertanian Kita
- Dari Seleksi hingga Kandang, DKPP Purworejo Jaga Kualitas Kambing Kaligesing
- Semarak Karnaval DKPP 2026: Usung Tema \\\"SUBALI SAPIRA\\\", Gerakkan Swasembada Daging Nasional
- Pelatihan Penguatan Kelembagaan Petani (Sekolah Lapang) Tembakau di Kelompok Tani Budi Rahayu Desa Kaliboto
- Sosialisasi Pembangunan Jaringan Irigasi Usaha Tani Tahun 2026 Tekankan Kualitas Pekerjaan, Tertib Administrasi, dan Pencegahan Korupsi
- MONITORING PENYALURAN BANTUAN PANGAN DI DESA TUNJUNGAN DAN DESA COKROYASAN KECAMATAN NGOMBOL
- Sosialisasi dan Praktek Pembuatan Pupuk Organik Padat Dan Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Krendetan
- Kementerian Pertanian Dorong Optimalisasi Produksi Pangan, Penyuluh Pertanian Dampingi Pembangunan JUT Kelompok Tani Tani Mulyo Cangkrepkidul
- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Kelompok Tani Rukun Tani dan Sumber Harapan, Panen Varietas Unggulan dengan Tantangan Cuaca dan Harga
Semarak Karnaval DKPP 2026: Usung Tema \\\"SUBALI SAPIRA\\\", Gerakkan Swasembada Daging Nasional

Semarak Karnaval DKPP 2026: Usung Tema "SUBALI SAPIRA", Gerakkan Swasembada Daging Nasional
[NAMA KOTA/KABUPATEN] — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) menggelar parade budaya dan edukasi dalam rangka Karnaval Peringatan HUT RI 2026. Dengan mengusung tema "SUBALI SAPIRA" (Suburkan Kembali Sapi Rakyat), kontingen DKPP sukses menyedot perhatian ribuan warga yang memadati sepanjang rute karnaval.
Melalui tema ini, DKPP tidak hanya menyajikan hiburan visual yang memukau, tetapi juga menyampaikan pesan strategis mengenai pentingnya revitalisasi peternakan sapi lokal berbasis kerakyatan demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan daerah.
Sinergi Simbolis dan Edukasi Peternakan
Iring-iringan kontingen DKPP tampil mencolok dengan kombinasi instalasi seni dan pesan edukasi peternakan:
Pawai Replika Sapi Perah & Potong: Maskot giant puppet "Si Balipira" dipamerkan sebagai simbol kekuatan populasi sapi lokal yang sehat, produktif, dan bebas penyakit.
Display Hasil Olahan & Pakan: Para pegawai dan kader pakan ternak memperagakan demonstrasi pakan berkualitas (silase & fermentasi) serta membagikan produk olahan susu dan daging segar gratis kepada para penonton.
Kostum Tematik & Tarian Kolosal: Barisan peserta mengenakan busana bernuansa agraris-tradisional lengkap dengan aksesoris peternak millenial sebagai bentuk ajakan generasi muda untuk terjun ke dunia peternakan.
Komitmen Mewujudkan Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan menyampaikan bahwa gerakan SUBALI SAPIRA merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan populasi sapi rakyat melalui program pendampingan, pemuliaan genetik, pelayanan kesehatan hewan terpadu, serta pemanfaatan pakan lokal.
"Program Suburkan Kembali Sapi Rakyat (SUBALI SAPIRA) ini adalah sarana kita untuk membangkitkan kembali gairah para peternak lokal. Melalui momen karnaval ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa peternakan rakyat adalah tulang punggung kedaulatan pangan kita," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kemeriahan karnaval ditutup dengan aksi bagi-bagi produk hasil ternak dan penyerahan bibit tanaman pakan kepada perwakilan kelompok tani setempat. Antusiasme masyarakat yang tinggi diharapkan menjadi pemicu semangat bersama dalam menyukseskan program pemulihan dan peningkatan populasi sapi rakyat di tahun 2026 dan masa mendatang.

.png)
.png)


