- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Sarana Penebusan Pupuk Bersubsidi dengan Kartu Tani

Sarana Penebusan Pupuk Bersubsidi dengan Kartu Tani
Kartu Tani merupakan terobosan baru yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian untuk memudahkan proses pemberian bantuan pupuk bersubsidi kepada para petani. Kartu tani adalah sebuah kartu yang dirancang khusus untuk melakukan alokasi pupuk subsidi kepada kaum petani yang merupakan sarana akses layanan perbankan terintegrasi yang berfungsi sebagai simpanan, transaksi, penyaluran pinjaman hingga kartu subsidi (e-wallet). Beberapa keunggulan dari Kartu Tani ini antara lain single entry data, proses validasi berjenjang secara online, transparan, multifungsi. Kedua, tranparansi penyaluran dana subsidi melalui sistem perbankan bagi Kementerian Keuangan. Ketiga, data kebutuhan pupuk secara akurat sampai tingkat pengecer bagi Pupuk Indonesia. Keempat, bagi Bulog dapat memproyeksikan potensi panen di suatu daerah melalui data pupuk subsidi yang disalurkan, sehingga dapat segera menyerap hasil panennya, menerima dana secara utuh dan membeli pupuk subsidi sesuai kuota yang diberikan bagi petani. Sedangkan keunggulan kelima, bagi dinas pertanian dapat mengetahui produktifitas lahan suatu daerah. Kartu Tani diharapkan menjadi era baru untuk mensejahterakan petani Indonesia.
Pembagian kartu tani di tingkat bawah dilakukan dengan kerjasama antara pihak terkait seperti Bank Rakyat Indonesia dengan pihak dari pertanian wilayah setempat yaitu Balai Penyuluhan Pertanian Tingkat Kecamatan khususnya BPP Bayan. Hal ini terus dilakukan untuk mempercepat proses distribusi kartu tani melalui beberapa tahap dengan penerima yang berasal dari kelompok tani desa / kelurahan di yang nantinya dapat digunakan petani dalam menebus pupuk bersubsidi. Sampai dengan tahap ini sudah tersalur sekitar kurang lebih 300 kartu tani bagi pendaftar baru ataupun yang mengalami pergantian kartu. Tahapan – tahapan ini akan terus dilakukan sampai semua petani menerima kartu tani. Bagi petani yang belum mendapatkan Kartu Tani, keberadaan penyuluh pertanian sebagai ujung tombak pertanian bisa bergerak untuk memfasilitasi petani agar bisa mengakses kartu tani sehingga harapan di tahun 2024, Kartu Tani bisa digunakan sepenuhnya oleh petani seluruh Indonesia untuk mengakses pupuk bersubsidi sekaligus aneka bantuan (subsidi) pemerintah.
17 Mei 2022
Kurniawan Setyo Nugroho, S.TP
NIP. 198305252017061001
Penyuluh Pertanian Kecamatan Bayan






