Rembug Tani Desa Gebang

By DINPPKP 30 Mei 2024, 09:52:35 WIB Penyuluhan
Rembug Tani Desa Gebang

Rembug Tani Desa Gebang

 Pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2024 telah diadakan rembug tani desa Gebang di balai desa gebang. Pertemuan dihadiri sejumlah perwakilan petani dari kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Gebang, Pengurus P3A darma Tirta desa Gebang, Penyuluh Pertanian wilayah binaan Desa Gebang, koordinator PPL Kecamatan Gebang, Babinsa Desa Gebang, Babinkamtibmas  Desa Gebang, Kepala desa beserta perangkat desa Gebang.

Pertemuan ini membahas persiapan awal MT 2 di wilayah sawah desa gebang yang sudah mulai olah tanah, dengan poin utama adalah tata kelola air yang dilakukan oleh P3A Darma Tirta. Pertemuan ini juga membahas reorganisasi kepengurusan P3A darmatirta. Terpilih sebagai Ketua baru Bapak Wawan setiawan menggantikan ketua lama bapak Wawan Sungkowo dan wakil ketua bapak Tri Suprastyo. Sekretaris  dijabat ibu Siti Agus Mulyani dan bendahara Bapak Sugiyanto dan Pelaksana teknis Bapak ponidi. Dalam pelaksanaan pembagian air pelksana teknis juga akan dibantu oleh ketua Blok yang terdiri dari 5 blok ditambah dengan satu orang petani dari masing-masing blok sawah di desa gebang.

Diskusi yang dipimpin oleh Kepala Desa Gebang  Bapak Janu Triyawanto yang menyampaikan tentang tata kelola air di desa gebang agar lebih efektif dan berjalan lancar, maka untuk pengelolaan air harus dilaksanakan secara baik dan pengurus P3A terpilih untuk segera melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Pompa air yang diterima kelompok tani untuk segera dipasang dan dimanfaatkan untuk mengairi sawah di desa gebang. Perwakilan kelompok tani untuk segera mensosialisasikan kepada warga petani untuk siap-siap mengolah sawahnya untuk MT 2 ini. Dalam diskusi ini juga disepakati untuk pengelolaan air serta saluran irigasi tersier menjadi tanggung jawab pengurus dan anggota P3A sedangkan irigasi sekunder setiap awal MT 1 diadakan kerja bakti masal untuk perawatan jaringan irigasi. P3A mendapatkan  biaya operasional dari iuran warga petani pengguna air dan ditambah dengan menggarap beberapa titik tanah kas desa Gebang.

Koordinator PPL Kecamatan gebang Bp totok fitrianto, S.P. menyampaikan agar pertemuan rembug tani seperti ini sebaiknya diadakan minimal 2 kali setahun pada awal Musim tanam ke 2 seperti saat ini serta pada sebelum MT 1 sekitar bulan Oktober atau bulan November. Diharapkan dengan adanya pertemuan seperti ini bisa didiskusikan berbagi masalah yang ada serta dapat membuat program yang sesuai dengan musim yang ada. Pada MT 1 yang akan datang diharapkan tanam padi tidak mundur seperti pada tahun-tahun sebelumnya termasuk pada tahun ini karena nanti juga akan berkaitan dengan kerawanan serangan hama wereng yang dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi momok di desa gebang dan desa-desa sekitarnya. Bantuan pompa air yang ada diharapkan dapat membantu menyediakan airuntuk olah tanah pada awal MT 1 saat air irigasi belum dapat mengalir secara baik, sehingga MT 1 tidak mundur untuk menunggu ketersediaan air. Adanya sungai besar di desa Gebang ini merupakan anugerah yang harus disyukuri dengan cara mengoptimalkan pemanfaatannya di bidang pertanian.

Babinkamtipmas Desa Gebang menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi kerawanan terhadap keamanan barang-barang petani dengan adanya pencurian kambing di wilayah kecamatan gebang dan juga di kecamatan lain serta menghoimbau untuk lebih waspada agar menjaga aset-aset yang ada terutama untuk traktor dan pompa air jangan ditinggalkan di lahan sawah pada malam hari tanpa ada pengawasan. Babinsa Desa gebang menyampaikan agar ada kegiatan pertanian di desa Gebang untuk menghubungi dan melibatkan Babinsa desa Gebang.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung