- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Rembug Tani Desa Gebang

Rembug
Tani Desa Gebang
Pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2024 telah
diadakan rembug tani desa Gebang di balai desa gebang. Pertemuan dihadiri
sejumlah perwakilan petani dari kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Gebang,
Pengurus P3A darma Tirta desa Gebang, Penyuluh Pertanian wilayah binaan Desa
Gebang, koordinator PPL Kecamatan Gebang, Babinsa Desa Gebang,
Babinkamtibmas Desa Gebang, Kepala desa
beserta perangkat desa Gebang.
Pertemuan ini membahas
persiapan awal MT 2 di wilayah sawah desa gebang yang sudah mulai olah tanah,
dengan poin utama adalah tata kelola air yang dilakukan oleh P3A Darma Tirta.
Pertemuan ini juga membahas reorganisasi kepengurusan P3A darmatirta. Terpilih
sebagai Ketua baru Bapak Wawan setiawan menggantikan ketua lama bapak Wawan
Sungkowo dan wakil ketua bapak Tri Suprastyo. Sekretaris dijabat ibu Siti Agus Mulyani dan bendahara
Bapak Sugiyanto dan Pelaksana teknis Bapak ponidi. Dalam pelaksanaan pembagian
air pelksana teknis juga akan dibantu oleh ketua Blok yang terdiri dari 5 blok
ditambah dengan satu orang petani dari masing-masing blok sawah di desa gebang.
Diskusi yang
dipimpin oleh Kepala Desa Gebang Bapak
Janu Triyawanto yang menyampaikan tentang tata kelola air di desa gebang agar
lebih efektif dan berjalan lancar, maka untuk pengelolaan air harus
dilaksanakan secara baik dan pengurus P3A terpilih untuk segera melaksanakan
tugas dengan sebaik-baiknya. Pompa air yang diterima kelompok tani untuk segera
dipasang dan dimanfaatkan untuk mengairi sawah di desa gebang. Perwakilan
kelompok tani untuk segera mensosialisasikan kepada warga petani untuk
siap-siap mengolah sawahnya untuk MT 2 ini. Dalam diskusi ini juga disepakati
untuk pengelolaan air serta saluran irigasi tersier menjadi tanggung jawab
pengurus dan anggota P3A sedangkan irigasi sekunder setiap awal MT 1 diadakan
kerja bakti masal untuk perawatan jaringan irigasi. P3A mendapatkan biaya operasional dari iuran warga petani
pengguna air dan ditambah dengan menggarap beberapa titik tanah kas desa
Gebang.
Koordinator PPL
Kecamatan gebang Bp totok fitrianto, S.P. menyampaikan agar pertemuan rembug
tani seperti ini sebaiknya diadakan minimal 2 kali setahun pada awal Musim
tanam ke 2 seperti saat ini serta pada sebelum MT 1 sekitar bulan Oktober atau
bulan November. Diharapkan dengan adanya pertemuan seperti ini bisa
didiskusikan berbagi masalah yang ada serta dapat membuat program yang sesuai
dengan musim yang ada. Pada MT 1 yang akan datang diharapkan tanam padi tidak
mundur seperti pada tahun-tahun sebelumnya termasuk pada tahun ini karena nanti
juga akan berkaitan dengan kerawanan serangan hama wereng yang dalam beberapa
tahun terakhir ini menjadi momok di desa gebang dan desa-desa sekitarnya.
Bantuan pompa air yang ada diharapkan dapat membantu menyediakan airuntuk olah
tanah pada awal MT 1 saat air irigasi belum dapat mengalir secara baik,
sehingga MT 1 tidak mundur untuk menunggu ketersediaan air. Adanya sungai besar
di desa Gebang ini merupakan anugerah yang harus disyukuri dengan cara
mengoptimalkan pemanfaatannya di bidang pertanian.
Babinkamtipmas Desa
Gebang menyampaikan bahwa dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi kerawanan
terhadap keamanan barang-barang petani dengan adanya pencurian kambing di
wilayah kecamatan gebang dan juga di kecamatan lain serta menghoimbau untuk
lebih waspada agar menjaga aset-aset yang ada terutama untuk traktor dan pompa
air jangan ditinggalkan di lahan sawah pada malam hari tanpa ada pengawasan.
Babinsa Desa gebang menyampaikan agar ada kegiatan pertanian di desa Gebang
untuk menghubungi dan melibatkan Babinsa desa Gebang.






