- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
- DKPP Gelar Rakor Pengawasan Hewan Kurban 2026, Tekankan Kelayakan dan Higienitas untuk Hasilkan Daging ASUH
Rekapitulasi 3 Hari Pelayanan Kesehatan Hewan di Poskeswan KTA - oleh drh. Hardiyanti Dwi Pratiwi

Rekapitulasi 3 Hari Pelayanan Kesehatan Hewan di Poskeswan KTA - oleh drh. Hardiyanti Dwi Pratiwi
Pelayanan kesehatan hewan merupakan kegiatan utama yang dilakukan oleh medik veteriner (dokter hewan) di lingkup Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Purworejo. Salah satu titik lokasi pelayanan kesehatan hewan yang ada di Kabupaten Purworejo adalah Poskeswan Kutoarjo. Dimana memiliki jam pelayanan khusus hewan kecil dari pk 09.00-12.00.
Pada 3 hari terakhir yaitu tanggal 3 Maret 2025 hingga 5 Maret 2025 terdapat 12 ekor kucing yang terlayani dengan kasus yang berbeda-beda, mulai dari Scabies, Dermatitis, Kutuan (investasi Lynsacarus sp., Indigesti, Otitis, dan infeksi Virus (s. FPV atau Panleukopenia). Pasien yang dibawa oleh klien akan datang ke poskeswan dan mengadukan keluhan anabul (kucing) mereka, dimana nanti akan dicatat terlebih dahulu oleh dokter yang bertugas, setelah mencatat keluhan dan data klien serta pasien, dilanjutkan dengan pemeriksaan secara klinis. Pengobatan dilakukan sesuai dengan hasil pemeriksaan.
Salah satu kasus yang banyak ditangani di Poskeswan KTA adalah Scabies. Scabies merupakan penyakit kulit yang diakibatkan oleh tungau (Sarcoptes scabeii). Gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah kucing suka garuk-garuk, muncul keropeng di bagian telinga, kaki, dan bisa juga di hidung bahkan seluruh tubuh, nafsu makan menurun, dll.
Pengobatan yang dilakukan untuk kasus ini adalah dengan menyuntikan antiparasit serta antihistamin secara Subkutan.






