RAT PUAP 2026 Gapoktan Sido Mulyo: Momentum Kebangkitan Ekonomi Petani Rejosari

By DINPPKP 18 Feb 2026, 15:48:03 WIB Penyuluhan
RAT PUAP 2026 Gapoktan Sido Mulyo: Momentum Kebangkitan Ekonomi Petani Rejosari

RAT PUAP 2026 Gapoktan Sido Mulyo: Momentum Kebangkitan Ekonomi Petani Rejosari

 

KEMIRI KEREN NEWS — Semangat kebersamaan dan akuntabilitas mewarnai pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Gapoktan Sido Mulyo Desa Rejosari yang digelar pada Rabu, 18 Februari 2026 (18/02), di Aula Balai Desa Rejosari. Kegiatan ini menjadi forum resmi pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus momentum strategis untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan merumuskan arah pengembangan usaha tani ke depan.

RAT dihadiri oleh Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan DKPP, Arie Sulistyani, SP., MP., Koordinator BPP Kecamatan Kemiri Umul Khasunah, SP., MAP., Kepala Desa Rejosari Tukiran, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Rejosari, jajaran pengurus Gapoktan Sido Mulyo, serta 55 anggota aktif yang memenuhi aula dengan antusiasme dan harapan.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan laporan keuangan oleh Ketua Gapoktan Sido Mulyo, Arif Hartadi. Dalam paparannya yang sistematis dan terbuka, Arif menyampaikan rincian perkembangan dana PUAP, jumlah pinjaman yang beredar, tingkat pengembalian, sisa kas, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga kelancaran dana bergulir.

“Transparansi adalah fondasi utama organisasi. Hari ini kami menyampaikan laporan apa adanya, lengkap dengan capaian dan kendala. Dana PUAP ini adalah amanah. Jika dikelola dengan disiplin dan kejujuran, manfaatnya akan terus dirasakan oleh seluruh anggota,” tegas Arif Hartadi di tengah paparan laporan yang mendapat perhatian serius dari peserta.

Ia juga menjelaskan langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan, termasuk penguatan administrasi, penjadwalan ulang bagi anggota yang mengalami kendala pembayaran, serta peningkatan pendampingan usaha agar pinjaman benar-benar produktif dan berdampak pada peningkatan pendapatan petani.

Pelaksanaan RAT ini tidak sekadar memenuhi kewajiban tahunan, tetapi menjadi sarana refleksi bersama tentang pentingnya tata kelola yang baik (good governance) dalam kelembagaan ekonomi petani. Forum ini menjawab kebutuhan anggota akan informasi yang jelas, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menjadi ruang demokratis untuk menyampaikan saran dan kritik secara konstruktif.

Kepala Desa Rejosari, Tukiran, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Gapoktan Sido Mulyo dalam menjaga budaya tertib administrasi dan pelaksanaan RAT tepat waktu.

“Gapoktan yang rutin melaksanakan RAT menunjukkan organisasi yang sehat. Saya berharap semangat gotong royong tetap dijaga. Dana bergulir ini bukan milik pribadi, tetapi milik bersama. Jika ada kendala, selesaikan bersama. Jangan sampai kepercayaan yang sudah dibangun rusak karena kelalaian,” ujar Tukiran dengan nada penuh harap.

Sementara itu, Kabid Prasarana dan Penyuluhan DKPP, Arie Sulistyani, SP., MP., menekankan bahwa PUAP merupakan instrumen pemberdayaan ekonomi desa yang harus dikelola secara profesional dan berorientasi keberlanjutan.

“PUAP hadir untuk memperkuat permodalan petani agar tidak bergantung pada rentenir. Namun keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh disiplin pengembalian dan manajemen yang tertib. Saya melihat Gapoktan Sido Mulyo sudah berada di jalur yang baik. Pertahankan transparansi dan tingkatkan kualitas pengelolaan,” ungkapnya.

 

Ia juga mendorong agar dana yang tersedia diarahkan pada usaha-usaha produktif yang memberikan nilai tambah, bukan sekadar konsumtif.

Koordinator BPP Kecamatan Kemiri, Umul Khasunah, SP., MAP., dalam sambutannya menegaskan komitmen penyuluh dalam mendampingi petani secara teknis maupun manajerial.

“Kami tidak hanya mendampingi budidaya, tetapi juga penguatan kelembagaan dan manajemen usaha. Jika administrasi kuat dan usaha berkembang, maka dana akan terus berputar. Kunci keberlanjutan adalah disiplin dan rasa tanggung jawab,” tuturnya.

Ia juga mengajak anggota untuk memanfaatkan pendampingan penyuluhan dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani, sehingga pinjaman yang diterima mampu menghasilkan keuntungan yang optimal.

RAT berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Sejumlah anggota menyampaikan masukan terkait skema pengembalian, usulan peningkatan plafon pinjaman bagi anggota lancar, serta strategi penguatan unit usaha. Diskusi berjalan terbuka namun tetap kondusif, mencerminkan kedewasaan organisasi dan kuatnya rasa memiliki terhadap Gapoktan.

Kehadiran Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Rejosari turut memperkuat dukungan terhadap stabilitas dan keamanan kegiatan kelembagaan desa, sekaligus menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat.

Suasana semakin meriah ketika pengurus menggelar pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif anggota. Tawa dan tepuk tangan memenuhi aula saat satu per satu nama dipanggil.

Salah satu penerima doorprize, Riyono, anggota Gapoktan, mengaku senang dan termotivasi. “Alhamdulillah tidak menyangka dapat doorprize. Ini bukan soal hadiahnya saja, tapi kebersamaan dan semangatnya. Jadi makin semangat untuk aktif dan disiplin dalam mengembalikan pinjaman,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Hal senada disampaikan Sri Wahyuni, anggota lainnya yang juga mendapatkan hadiah. “Kegiatan seperti ini membuat kami merasa dihargai. Semoga Gapoktan Sido Mulyo semakin maju dan dana PUAP terus berkembang,” katanya.

Secara keseluruhan, RAT PUAP Gapoktan Sido Mulyo tahun 2026 menjadi bukti bahwa kelembagaan petani di Desa Rejosari terus bertumbuh dengan prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas. Melalui forum ini, arah kebijakan dan strategi pengelolaan dana bergulir semakin diperjelas, komitmen anggota diperkuat, serta kepercayaan antaranggota semakin kokoh.

Dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan profesionalisme, Gapoktan Sido Mulyo optimistis melangkah lebih maju dalam mewujudkan kemandirian ekonomi petani dan kesejahteraan masyarakat Desa Rejosari secara berkelanjutan. Semoga.–





Berita Purworejo

Counter Pengunjung