- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
RAPAT PENYAMPAIAN HASIL ANALISIS PETA KETAHANAN DAN KERENTANAN (FSVA) KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024
RAPAT PENYAMPAIAN HASIL ANALISIS PETA
KETAHANAN DAN KERENTANAN (FSVA) KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2024
Penyusunan FSVA dilakukan
setiap tahunnya dan merupakan salah satu instrumen untuk mengetahui angka
prioritas kerentanan pangan sampai ke level desa. Penyusunan FSVA ini dilakukan
dengan berkoordinasi dengan berbagai instansi, diantaranya Dinas Kesehatan,
Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan KB, Bappedalitbang, dan Badan Pusat
Statistik. Rakor pertama dilakukan di bulan Juli untuk koordinasi awal dan penyampaian
SK Penyusun FSVA, Rakor kedua dilakukan pada bulan Agustus untuk kesepakatan
data mana yang akan dipakai dan rakor terakhir dilakukan di bulan September
untuk penyampaian hasil analisis FSVA. Penyampaian hasil analisis FSVA
dilakukan di RM Bebek Goreng Dargo dengan mengundang 16 Kecamatan dan
Koordinator PPL se-Kabupaten Purworejo, dimana dalam rapat ini akan dibahas
hasil analisis FSVA dan dibahas apakah sesuai dengan kondisi sebenarnya di
lapangan.
Peta Ketahanan dan Kerentanan
Pangan (FSVA) merupakan peta tematik yang menggambarkan dimana dan mengapa
suatu daerah dikategorikan rentan rawan pangan, dan peta FSVA ini merupakan
salah satu indikator kinerja Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten
Purworejo, dimana dengan adanya FSVA dapat diketahui daerah mana yang menjadi
prioritas untuk sasaran pengentasan kerawanan pangan dan gizi.
FSVA disusun tingkat Provinsi
dan Kabupaten, adapun terdapat indikator dalam penyusunan FSVA Kabupaten antara
lain mencakup;
a. Aspek Ketersediaan Pangan
(meliputi, rasio luas baku lahan pertanian terhadap jumlah penduduk desa dan
rasio jumlah sarana prasarana penyedia pangan terhadap jumlah rumah tangga)
b. Aspek Akses Pangan (meliputi,
rasio penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah terhadap julah penduduk
dan desa yang tidak memiliki akses penghubung yang memadai)
c. Aspek Pemanfaatan Pangan
(meliputi, rasio jumlah rumah tangga tanpa air bersih terhadap jumlah rumah
tangga dan rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap jumlah
kepadatan penduduk)
Data berasal dari lintas OPD
terkait, seperti data Podes 2023 untuk menghitung jumlah sarana prasarana penyedia
pangan dan data desa yang tidak memiliki akses penghubung yang memadai, data
BPS dan pusdatin kementan untuk mengetahui data luas lahan pertanian, data P3KE
untuk mengetahui data jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan rendah, data
dari Bappedalitbang untuk mengetahui jumlah rumah tangga tanpa air bersih, dan
data dari Dinas Kesehatan untuk mengetahui jumlah tenaga kesehatan.
Tingkat kerentanan pangan
dalam suatu wilayah desa, untuk warna hijau menunjukkan angka prioritas
komposit 4 - 6, semakin hijau warnanya maka desa tersebut semakin tahan pangan,
dan warna pink menunjukkan angka prioritas komposit 1 - 3 semakin tua warna
pinknya maka desa tersebut semakin rentan pangan.
Untuk daerah dengan angka
prioritas 2 terdapat 9 (1,82%) wilayah yang tersebar di 7 kecamatan, sedangkan
angka prioritas 3 terdapat 99 wilayah yang tersebar di 16 kecamatan. Untuk
daerah sangat rentan pangan (Angka prioritas 1) tidak ada di wilayah Kabupaten
Purworejo. Daerah dengan prioritas 2
terdapat di desa Waru Pituruh, Rebug Kemiri, Kalisemo Loano, Jatiwangsan
Kemiri, Sambeng Kemiri, Tlogoguwo Kaligesing, Kebonsari Purwodadi, Sambeng
Pituruh, dan Kaliboto Bener.
FOTO KEGIATAN






