Rapat Koordinasi Persiapan Pengawasan Rantai Pasok (SUPPLY CHAIN)

By DINPPKP 17 Feb 2025, 13:31:35 WIB Pangan
Rapat Koordinasi Persiapan Pengawasan Rantai Pasok (SUPPLY CHAIN)

Rapat Koordinasi Persiapan Pengawasan Rantai Pasok (SUPPLY CHAIN)

Manajemen rantai pasok merupakan suatu proses pengelolaan aktivitas-aktivitas yang terkait dengan perencanaan, pengadaan, produksi, penyimpanan, dan distribusi produk atau jasa dari suatu perusahaan ke konsumen akhir. Pentingnya manajemen rantai pasok terletak pada kemampuannya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasi bisnis, sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Persiapan pengawasan rantai pasok (supply chain) dapat dilakukan dengan melakukan perencanaan, identifikasi risiko, dan pemantauan rantai pasok.  Perencanaan Buat perencanaan di awal, Optimalkan produksi dan pengiriman barang, Perkirakan permintaan pasar, Tentukan tingkat persediaan ideal. 

Identifikasi risiko :

·        a.  Petakan risiko yang dapat mempengaruhi rantai pasok

·        b.  Diversifikasi pemasok dan rantai pasok

·        c.  Siapkan strategi mitigasi, seperti memiliki alternatif pemasok atau jalur distribusi cadangan


Pemantauan :

·        a. Pantau seluruh jalur rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman produk ke konsumen akhir 

·        b. Implementasikan sistem pemantauan otomatis dan analitik untuk melacak setiap tahap produksi dan distribusi 

·        c. Libatkan karyawan dalam pemantauan aktif 

·        d. Gunakan teknologi untuk memprediksi permintaan pasar dan mengoptimalkan rute pengiriman 


Manfaat yang diperoleh dari penerapan supply chain management adalah: 

·        a. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional

·        b. Meningkatkan kualitas produk dan layanan

·        c. Meningkatkan kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan di pasar

Untuk melakukan manajemen rantai pasok yang efektif, perlu dilakukan koordinasi antara semua elemen atau unsur dalam rantai pasok, seperti supplier, manufaktur, distributor, retailer, dan transportasi. Selain itu, perlu juga dilakukan pemantauan terhadap seluruh jalur rantai pasok, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pengiriman produk ke konsumen akhir. Dengan demikian, perusahaan dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dapat meminimalisir risiko terjadinya gangguan dalam rantai pasok dan meningkatkan kepuasan pelanggan dalam hal ini masyarakat.

   

Senin, 17 Februari 2025, Bidang Pangan DKPP melaksanakan Rapat Koordinasi persiapan Pengawasan Rantai pasok ( Supply Chain) bersama dengan BPKP provinsi DIY.

Rapat membahas persiapan data dukung yang diperlukan meliputi:

1. Data produsen (nama dan alamat)

2. Jalur distribusi dari produsen sampai dengan konsumen.

 

Dalam hal ini DKPP menyiapkan data penggilingan, data peternak, data pengepul hasil pertanian, tempat pemotongan ayam dan daging, data distributor, dan data  pengecer. Rencana pengawasan akan dilaksanakan pada Minggu ke 3 februari 2025.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung