- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
- Puskeswan Purwodadi kembali buka!
- Pelayanan Kesehatan Hewan UPT Puskeswan Mranti di Akhir Maret
- *Dukung Program GAP Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani Laksanakan Persemaian di Desa Kambangan*
- KOORDINASI PELAKSANAAN HIBAH TA. 2026
- Rapat Sosialisasi Pelarangan Perdagangan daging Anjing dan kucing di Jawa Tengah
Purworejo Tinjau Hibah Kambing Jawa Randu 2025, Kelompok Tani Didorong Makin Mandiri

Purworejo Tinjau Hibah Kambing Jawa Randu 2025, Kelompok Tani Didorong Makin Mandiri
Purworejo — Ruang pertemuan Aula A Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo tampak ramai pagi ini. Perwakilan dari 44 kelompok penerima hibah Kambing Jawa Randu dari seluruh kecamatan hadir mengikuti Evaluasi Hibah Ternak 2025, sebuah agenda tahunan yang menjadi ruang refleksi bersama antara pemerintah daerah dan kelompok tani.
Kegiatan dibuka oleh drh Sri Widartik, MM, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet, yang menyampaikan laporan pelaksanaan hibah. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa Kambing Jawa Randu dipilih karena memiliki daya adaptasi tinggi dan cocok untuk dikembangkan sebagai penguatan ekonomi keluarga. “Pendampingan teknis, pengawasan kesehatan, dan kesiapan kandang menjadi faktor penentu keberhasilan hibah di lapangan,” jelasnya.
Suasana semakin hidup saat Wiyoto Harjono, ST, Plt. Kepala DKPP Kabupaten Purworejo, memberikan materi evaluasi hibah. Ia mengingatkan bahwa hibah tidak berhenti pada penyerahan ternak saja, tetapi membutuhkan komitmen kelompok untuk memelihara, mencatat, dan mengembangkan populasi ternak. “Harapan kami, kambing ini bukan hanya menjadi aset, tetapi juga menjadi pijakan bagi kelompok untuk membangun usaha peternakan yang benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi kebijakan, Sutardi dari Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo turut memberikan wawasan mengenai peluang peternakan bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa peternakan kecil seperti kambing memiliki potensi ekonomi yang besar di tengah kebutuhan pasar yang terus meningkat.“Jika dikelola dengan serius, kambing dapat menjadi sumber penghasilan yang stabil dan membuka peluang usaha lain di tingkat desa,” ungkapnya.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Hanjar Prihatno, S.Pt, yang menyampaikan materi terkait pelaporan evaluasi. Ia menegaskan bahwa laporan yang baik menjadi dasar penting dalam memastikan keberlanjutan program dan pengembangan bantuan hibah di tahun berikutnya.
“Administrasi yang rapi bukan sekadar kewajiban, tetapi juga cermin keseriusan kelompok dalam mengelola bantuan,” katanya.
Evaluasi hari itu tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga ajang bertukar pengalaman antarkelompok. Harapannya, hibah Kambing Jawa Randu ini mampu memperkuat ekonomi keluarga, menggerakkan usaha peternakan rakyat, dan mendorong kemandirian kelompok tani di seluruh Kabupaten Purworejo.






