- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
- Tingkatkan Akurasi Data Hasil Panen, DKPP Purworejo Bersama PPL dan Pemdes Kesugihan Gelar Kegiatan Ubinan Padi
- Bimbingan Teknis Program Subali Sapira Tingkatkan Pengetahuan Peternak Sapi di Desa Kedungpomahan Kulon Kecamatan Kemiri
- Gerdal OPT Tanaman Tembakau di Pacekelen Purworejo
- Tim UPT Puskeswan Sosialisasikan SIMKESWAN dan Laksanakan Pelayanan Kesehatan Hewan di 51Farm Karangsari
Purworejo Evaluasi Hibah Kambing Kaligesing, Dorong Kesejahteraan Peternak Lokal

Purworejo Evaluasi Hibah Kambing Kaligesing, Dorong Kesejahteraan Peternak Lokal
Purworejo, 9 Desember 2025 — Pagi itu, suasana kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo terasa hangat. Sekitar 52 kelompok tani dari seluruh penjuru kabupaten berkumpul untuk mengikuti Evaluasi Hibah Ternak Kambing Kaligesing Tahun 2025, sebuah program yang bukan sekadar membagikan ternak, tetapi juga menanamkan pengetahuan dan semangat kewirausahaan bagi peternak lokal.
Acara dibuka dengan pemaparan laporan Hibah oleh Fitria Kurniawati, STP, MM, Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian. Dengan antusias, ia menjelaskan capaian program: “Hibah kambing Kaligesing tidak hanya berupa ternak, tetapi juga paket obat-obatan. Tujuannya agar kelompok tani mampu memelihara ternak dengan baik, meningkatkan produktivitas, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan peternak.”
Selanjutnya, Wiyoto Harjono, ST, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, menyampaikan evaluasi secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam pemeliharaan ternak, pencatatan administrasi, dan pemanfaatan teknologi sederhana untuk memantau kesehatan dan reproduksi kambing. “Keberhasilan program bergantung pada kerja sama dan keseriusan kelompok tani. Jika dikelola dengan baik, hibah ini bisa meningkatkan kesejahteraan peternak,” jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan oleh Fidhy Kiyawan, anggota Komisi II DPRD Purworejo, yang memberikan wawasan tentang peluang usaha peternakan. Ia mendorong kelompok tani untuk melihat peternakan bukan hanya sebagai hobi atau kegiatan tambahan, tetapi sebagai sumber penghasilan dan peluang pasar. “kambing kaligesing merupakan sumber daya genetik kabupaten purworejo, memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan inovasi dan manajemen yang tepat, peternak bisa meningkatkan pendapatan peternak,” ujarnya.
Menutup acara, Hanjar Prihatno, S.Pt, membahas pelaporan evaluasi hibah. Ia menekankan bahwa administrasi yang rapi adalah kunci keberlanjutan program: “Dokumentasi yang baik memungkinkan kami memantau perkembangan setiap kelompok, menilai keberhasilan program, dan merencanakan tindak lanjut yang lebih efektif di masa depan.”
Hari itu, dari tawa peternak hingga diskusi serius para pejabat, terlihat satu hal yang jelas: hibah kambing Kaligesing bukan sekadar bantuan, tapi juga sarana pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pemeliharaan yang baik dan manajemen yang tepat, program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi kesejahteraan peternak di Purworejo.






