- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Purworejo Evaluasi Hibah Kambing Kaligesing, Dorong Kesejahteraan Peternak Lokal

Purworejo Evaluasi Hibah Kambing Kaligesing, Dorong Kesejahteraan Peternak Lokal
Purworejo, 9 Desember 2025 — Pagi itu, suasana kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo terasa hangat. Sekitar 52 kelompok tani dari seluruh penjuru kabupaten berkumpul untuk mengikuti Evaluasi Hibah Ternak Kambing Kaligesing Tahun 2025, sebuah program yang bukan sekadar membagikan ternak, tetapi juga menanamkan pengetahuan dan semangat kewirausahaan bagi peternak lokal.
Acara dibuka dengan pemaparan laporan Hibah oleh Fitria Kurniawati, STP, MM, Kepala Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian. Dengan antusias, ia menjelaskan capaian program: “Hibah kambing Kaligesing tidak hanya berupa ternak, tetapi juga paket obat-obatan. Tujuannya agar kelompok tani mampu memelihara ternak dengan baik, meningkatkan produktivitas, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan peternak.”
Selanjutnya, Wiyoto Harjono, ST, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, menyampaikan evaluasi secara menyeluruh. Ia menekankan pentingnya disiplin dalam pemeliharaan ternak, pencatatan administrasi, dan pemanfaatan teknologi sederhana untuk memantau kesehatan dan reproduksi kambing. “Keberhasilan program bergantung pada kerja sama dan keseriusan kelompok tani. Jika dikelola dengan baik, hibah ini bisa meningkatkan kesejahteraan peternak,” jelasnya.
Kegiatan dilanjutkan oleh Fidhy Kiyawan, anggota Komisi II DPRD Purworejo, yang memberikan wawasan tentang peluang usaha peternakan. Ia mendorong kelompok tani untuk melihat peternakan bukan hanya sebagai hobi atau kegiatan tambahan, tetapi sebagai sumber penghasilan dan peluang pasar. “kambing kaligesing merupakan sumber daya genetik kabupaten purworejo, memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan inovasi dan manajemen yang tepat, peternak bisa meningkatkan pendapatan peternak,” ujarnya.
Menutup acara, Hanjar Prihatno, S.Pt, membahas pelaporan evaluasi hibah. Ia menekankan bahwa administrasi yang rapi adalah kunci keberlanjutan program: “Dokumentasi yang baik memungkinkan kami memantau perkembangan setiap kelompok, menilai keberhasilan program, dan merencanakan tindak lanjut yang lebih efektif di masa depan.”
Hari itu, dari tawa peternak hingga diskusi serius para pejabat, terlihat satu hal yang jelas: hibah kambing Kaligesing bukan sekadar bantuan, tapi juga sarana pembelajaran, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan pemeliharaan yang baik dan manajemen yang tepat, program ini diharapkan terus memberi dampak positif bagi kesejahteraan peternak di Purworejo.






