- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Pupuk Organik berbahan dasar kotoran hewan

Minggu, tanggal 15 Mei 2022 di desa Cangkrep Lor Kecamatan Purworejo diadakan praktek pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran hewan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh sebagian anggota Kelompok Tani Dewi Sinto dan didampingi oleh Penyuluh Pertanian Lapangan THL, Bapak Muhadi selaku penyuluh wibi Kelurahan Cangkrep Lor.
Pelaksanaan pembuatan pupuk organik ini merupakan bagian dari pelaksanaan program SIMURP CSA di BPP Purworejo tahun 2022, yang mana melibatkan 56 poktan di wilayah Kecamatan Purworejo. Dengan menggiatkan pembuatan pupuk organik diharapkan dapat memperbaiki struktur tanah sawah dan mengurangi kebutuhan pupuk kimia untuk pertanaman padi maupun komoditas lainnya. Selain itu, dengan aplikasi pupuk organik berbahan dasar kotoran hewan maka dapat mengurangi efek samping limbah peternakan sekaligus menurunkan produksi gas metan yang merupakan sumbangan terhadap pemanasan global.
Prinsip pembuatan pupuk organik adalah dengan menggunakan fermentasi ananerob bakteri pengurai untuk memecah komponen dalam kotoran hewan sehingga menjadi bahan organik sederhana. Dengan proses ini, pupuk yang dihasilkan akan mempunyai struktur yang remah dan berongga atau porous sehingga mampu menahan air dalam tanah. Sifat fisik ini tidak dimiliki oleh pupuk kimia dan menjadi kelebihan utama pupuk organik dibandingkan pupuk berbahan dasar kimia. Dampak yang dihasilkan pada tanaman yang diberi pupuk organik menunjukkan sifat hijau yang lebih lambat namun bertahan lebih lama bila dibandingkan dengan efek penambahan pupuk kimia.






