- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Publikasi Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA)

PUBLIKASI PETA KETAHANAN DAN KERENTANAN PANGAN KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2022
Publikasi Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA) dilaksanakan pada Kamis, 15 Desember 2022 di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Acara dimulai pukul 09.00 dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bapak Hadi Sadsila, SP.MM. dan dilanjutkan dengan paparan peta FSVA yang telah disusun oleh Tim penyusun.
Acara dihadiri oleh Komisi II DPRD Kabupaten Purworejo, perwakilan dari seluruh Kecamatan, dan BPP Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Tim penyusun Peta FSVA terdiri dari unsur Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, BPS, Bappedalitbang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial dan Kependudukan.
Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA) merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis dari hasil analisa data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan. Peta FSVA Kabupaten merupakan peta yang menggambarkan situasi ketahanan dan kerentanan pangan wilayah desa
Desa/kelurahan diklasifikasikan dalam 6 kelompok ketahanan pangan dan gizi berdasarkan pada tingkat keparahan dan penyebab dari situasi ketahanan pangan dan gizi.
- Desa/kelurahan di Prioritas 1, 2 dan 3 merupakan wilayah rentan pangan
- Prioritas 1 tingkat rentan pangan tinggi
- Prioritas 2 rentan pangan sedang
- Prioritas 3 rentan pangan rendah.
- Desa/kelurahan di Prioritas 4, 5, dan 6 merupakan wilayah tahan pangan
- Prioritas 4 tahan pangan rendah
- Prioritas 5 tahan pangan sedang
- Prioritas 6 yaitu tahan pangan tinggi.
Program-program peningkatan ketahanan pangan dan menangani kerentanan pangan desa diarahkan pada kegiatan :
- Penanganan kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja, padat karya, redistribusi lahan; pembangunan infrastruktur dasar (jalan, listrik, rumah sakit), dan pemberian bantuan sosial; serta pembangunan usaha produktif/UMKM/padat karya untuk menggerakan ekonomi wilayah
- Peningkatan akses air bersih melalui penyediaan fasilitas dan layanan air bersih; sosialisasi dan penyuluhan
- Penyediaan tenaga kesehatan
- Pemanfaatan pekarangan sehat dan produktif dalam penyediaan ketersediaan pangan melalui gerakan menanam di pekarangan guna mewujudkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, dan seimbang.
- Peningkatan ketersediaan pangan yang beranekaragam berbasis potensi sumber daya lokal yang disertai penguatan jaringan distribusi dalam rangka menciptakan pemerataan pangan.
Bidang Pangan DKPP






