Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Pertanian Ramah Lingkungan

By DINPPKP 12 Sep 2023, 14:31:52 WIB Penyuluhan
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Pertanian Ramah Lingkungan

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Pertanian Ramah Lingkungan

Rabu, 12 September 2023, PPL dari BPP Kecamatan Kemiri diundang menjadi Narasumber untuk adik-adik SMK Nurussalaf Kemiri dengan Tema Pelajar Pancasila. Melalui tema pelajar pancasila ini Bapak/Ibu Guru siswa memilih Projek Penguatan Pelajar Pancasila Melalui Kegiatan Pertanian Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan Limbah Organik hasil rumah tangga/pondok pesantren Nurussalaf. Seperti diketahui SMK Nurussalaf ini selain sebagai sekolah juga sebagai Pondok Pesantren. Limbah rumah tangga dari makanan para santri sebelumnya belum pernah di manfaatkan. Maka dari itu, Bapak/Ibu Guru berinisiatif untuk memnfaatkan limbah tersebut, bekerja sama dengan pihak Penyuluh Pertanian Lapang BPP Kecamatan Kemiri untuk membuat Ember tumpuk, Pupuk Kompos, dan Media Tanam. Seperti halnya Desa lain di Kecamatan Kemiri, Desa Kemirilor juga termasuk Sentra Pembibitan, selain memanfaatkan limbah, siswa diharapkan mampu membuat media tanam untuk pembibitan. Kegiatan agribisnis sudah di tanamkan sejak dini oleh Guru SMK Nurussalaf Kemiri supaya lulusan dari SMK Nurussalaf Kemiri dapat bersaing menjadi Wirausahawan Muda bidang Pertanian. Materi Ember Tumpuk disampaikan oleh Ibu Afni Rositawati, S.Pt kemudian materi Pupuk Kompos dan Media Tanam disampaikan oleh Bapak Untung Widodo, sedangkan untuk Praktik Pembuatan ember tumpuk dan pupuk kompos disampaikan oleh Bapak Whisnu Agung, SP. Beliau bertiga saling bekerjasama menciptakan kondisi kelas yang aktif. Banyak siswa-siswi yang bertanya seputar materi, bahkan mereka antusias dalam hal praktik pembuatan ember tumpuk, pupuk kompos, dan media tanam. 
Materi Pembuatan ember tumpuk ini berguna untuk pemanfaatan Limbah/sisa sayur dan makanan para santri dengan bahan tambahan Tetes Tebu supaya tidak berbau busuk serta sebagai sumber energi microorganisme bakteri pengurai. Sedangkan untuk pembuatan pupuk kompos sendiri sebagai pemanfaatan Limbah sersah dedaunan di lingkungan sekolah. Kemudian untuk media tanam sebagai tindak lanjut dari pemanfaatan limbah organik tersebut untuk dijadikan media tanam bibit ataupun media tanam untuk tanaman di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dihadiri oleh siswa Kelas XI sejumlah kurang lebih 160 an siswa, tempat di Aula SMK Nurussalaf Kemiri.

-Sasmitha-





Berita Purworejo

Counter Pengunjung