- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
- MENUJU KEMANDIRIAN PANGAN, DUA PROYEK LUMBUNG PANGAN DI PURWOREJO RESMI SERAH TERIMA AKHIR
- Kelompok Tani Ngudi Makmur desa Clapar Giatkan Tanam Tembakau di Lahan Tegalan Sungai Bogowonto
- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
PPL BPP Bayan Gandeng Pemdes dan Petani Ukur PH Tanah di Sawah Kalimiru

PPL BPP KECAMATAN
BAYAN BERSAMA PETANI DAN PEMERINTAH DESA KALIMIRU MELAKSANAKAN PENGUKURAN pH TANAH
LAHAN SAWAH DI DESA
KALIMIRU KECAMATAN BAYAN
Pada
hari Kamis 5 Sepetember 2024, para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) BPP
Kecamatan Bayan, bersama perangkat Desa Kalimiru dan petani setempat,
melaksanakan kegiatan pengukuran pH tanah di lahan sawah Desa Kalimiru.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memantau dan meningkatkan
kualitas tanah pertanian di Desa Kalimiru.
Pengukuran
pH tanah direncanakan dilakukan di 9 blok sawah yang tersebar di Desa Kalimiru.
Namun, pada tahap awal pelaksanaan, pengukuran baru berhasil dilakukan di 2
blok sawah. Hasil dari pengukuran kedua blok tersebut menunjukkan bahwa pH
tanah berada dalam kondisi netral.
Kondisi
netral ini dapat dikaitkan dengan praktik pertanian yang baik yang diterapkan
oleh para petani di Desa Kalimiru. Sebagian besar petani di Desa Kalimiru telah
secara rutin mengaplikasikan kapur dolomit dan pupuk kandang, yang berfungsi
untuk menyeimbangkan pH tanah dan memperbaiki kesuburan tanah. Selain itu,
beberapa petani juga menerapkan teknik pengembalian jerami ke lahan sawah
mereka, yang turut berkontribusi pada penyeimbangan pH tanah dan peningkatan
kualitas tanah secara keseluruhan.
Kegiatan
pengukuran pH tanah ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih lengkap
mengenai kondisi tanah di seluruh blok sawah yang ada, serta membantu dalam
merencanakan tindakan yang diperlukan untuk pemeliharaan dan peningkatan
kualitas tanah di masa depan.
Sariwati PPL BPP Kec. Bayan






