- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Porang, Komoditas baru yang tengah booming di Purworejo

Purworejo – Kementerian Pertanian di bawah komando Menteri Pertanian Bapak Syahrul Yasin Limpo saat ini sedang mendorong pengembangan porang sebagai komoditas ekspor. Porang merupakan komoditas tanaman baru yang potensikan untuk dikembangkan. Di pasar ekspor, porang banyak dicari sebagai bahan makanan dan industri obat juga kecantikan.
Tanaman Porang atau dalam nama latinnya Amorphophallus muelleri merupakan tanaman herbal jenis umbi-umbian yang dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 1,5 meter. Porang dapat tumbuh pada jenis tanah apa saja di ketinggian 0 sampai dengan 700 mdpl. Tanaman ini dapat tumbuh di bawah naungan hingga 60%. Sehingga tanaman porang dapat memungkinkan dibudidayakan di lahan hutan di bawah naungan tanaman lain. Pembibitan porang dapat dilakukan dari potongan umbi batang maupun umbinya yang telah memiliki titik tumbuh atau umbi katak (bubil) dan biji (dari bunga) yang ditanam secara langsung.
Popularitas tanaman porang belakangan ini meningkat, sehingga harga porang semakin naik. Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan di pasaran. Porang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan serta mudah diolah untuk dijadikan bahan pangan dan industri seperti pembuatan kosmetik. Saat ini porang sudah diekspor ke 16 negara. Ekspor terbesar adalah ke negara China, Thailand, dan Vietnam dalam bentuk chips, tepung dan lainnya.
Di Kabupaten Purworejo, Kecamatan Purworejo khususnya sudah ada beberapa kelompok tani yang membudidayakan tanaman porang. Salah satunya Kelompok Tani Lestari Desa Donorati. Pada kunjungan lapangan yang dilakukan PPL hari Kamis, 2 Desember 2021 terdapat luas tambah tanam tanaman porang di Desa Donorati sebanyak 2 ha. Petani mencoba berbudidaya tanaman porang dikarenakan tanaman porang perawatannya terbilang cukup mudah serta minimnya serangan hama penyakit. Selain itu, permintaan dan harga porang yang tinggi juga menjadi daya minat petani untuk berbudidaya porang. Walaupun perawatan tanaman porang mudah, namun pemupukan dan pembersihan rumput dan alang-alang yang ada di sekitar porang juga harus tetap dilakukan untuk pertumbuhan tanaman porang agar tumbuh sehat dan baik.






