- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
- JARINGAN IRIGASI TERSIER (PITER) TA. 2026
Pompanisasi Program PAT

Pompanisasi Program PAT
Pada hari Senin tgl 20 Mei 2024 Pukul 10:30 s.d Selesai dilakukan
pompanisasi di Kelompoktani Tunas Muda Desa Sruwohrejo yang dihadiri Bapak Rony
selaku Babinsa Desa Sruwohrejo, PPL Kecamatan Butuh, Pemerintahan Desa Sruwohrejo
dan pengurus Kelompoktani Tunas Muda Desa Sruwohrejo. Kegiatan pompanisasi dilaksanakan untuk persiapan pengolahan tanah
dan persiapan tanam padi yang bertempat di Lokasi PAT sawah poktan Tunas Muda.
Dalam kegiatan pompanisasi lahan tersebut Kelompoktani Tunas Muda memperoleh bantuan
satu unit pompa dari Kementan dan selang panjang 100 Meter agar kelompok
tani didalam mengolah dibidang pertanian bisa maju dan tidak ada kendala untuk
perairan dan berjalan lancar
Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggalakkan program bantuan pompanisasi,
khususnya di lahan persawahan tadah hujan. Program ini dirancang untuk
meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang selama ini berpotensi besar. Program
pompanisasi ini dikonsentrasikan untuk lahan sawah yang IP satu namun memiliki
sumber air yang tersedia sepanjang tahun. Artinya, lahan-lahan sawah tersebut
hanya mampu tanam satu kali dalam setahun. Program ini diharapkan dapat
meningkatkan indeks pertanaman yang tadinya hanya satu menjadi dua atau lebih
dalam setahun.
Kegiatan
pompanisasi bertujuan untuk menyediakan air hingga ke lahan sehingga dapat
mewujudkan Perluasan Areal Tanam (PAT). Program ini terus intensif dilakukan.
Program besar Kementan yang menyasar 2 juta hektar lahan kering ini ditujukan
untuk mengairi lahan di luar irigasi reguler dengan menggunakan pompa dalam
antisipasi kondisi kekeringan akibat el nino yang menurut Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika masih akan ditemui di 2024 ini.
Kelompoktani
Tunas Muda mendapatkan 1 unit pompa berukuran 4 inch dan selang. Kegiatan
pompanisasi dilaksanakan melalui 2 tahap yaitu pompanisasi untuk pengolahan
lahan dan pompanisasi pada saat tanam padi.. Tujuan pompanisasi pengolahan
lahan adalah untuk mencukupi kebutuhan air pada saat pengolahan tanah dimulai
dari lahan yang tinggi kemudian ke lahan yang lebih rendah. Pompanisasi
dilakukan dengan menggunakan pompa air bantuan dari pemerintah untuk PAT (
Perluasan Areal Tanam) dan pompa besar milik kelomppktan berkapasitas 6 inch.
Hal tersebut dilakukan agar suplai air pada saat pengolahan lahan tercukupi
dengan cara bergantian. Pompanisasi pada saat tanam padi dilakukan dengan
menggunakan pompa berukuran 4 inch karena ketersediaan air masih mencukupi.
Tanam padi dengan menggunakan system jajar legowo dengan jarak tanam antar
legowo 40 cm, dan jarak antar tanaman sekitar 25-30 cm.
Dwi Setianingsih,S.Pt






