Pompanisasi Program PAT

By DINPPKP 31 Mei 2024, 07:50:46 WIB Penyuluhan
Pompanisasi Program PAT

Pompanisasi Program PAT

Pada hari Senin tgl 20 Mei 2024 Pukul 10:30 s.d Selesai dilakukan pompanisasi di Kelompoktani Tunas Muda Desa Sruwohrejo yang dihadiri Bapak Rony selaku Babinsa Desa Sruwohrejo,  PPL  Kecamatan Butuh, Pemerintahan Desa Sruwohrejo dan pengurus Kelompoktani Tunas Muda Desa Sruwohrejo. Kegiatan pompanisasi  dilaksanakan untuk persiapan pengolahan tanah dan persiapan tanam padi yang bertempat di Lokasi PAT sawah poktan Tunas Muda. Dalam kegiatan pompanisasi lahan tersebut Kelompoktani Tunas Muda memperoleh bantuan  satu unit pompa dari Kementan dan selang panjang 100 Meter agar kelompok tani didalam mengolah dibidang pertanian bisa maju dan tidak ada kendala untuk perairan dan berjalan lancar

Kementerian Pertanian (Kementan) terus  menggalakkan program bantuan pompanisasi, khususnya di lahan persawahan tadah hujan. Program ini dirancang untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang selama ini berpotensi besar. Program pompanisasi ini dikonsentrasikan untuk lahan sawah yang IP satu namun memiliki sumber air yang tersedia sepanjang tahun. Artinya, lahan-lahan sawah tersebut hanya mampu tanam satu kali dalam setahun. Program ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman yang tadinya hanya satu menjadi dua atau lebih dalam setahun.

Kegiatan pompanisasi bertujuan untuk menyediakan air hingga ke lahan sehingga dapat mewujudkan Perluasan Areal Tanam (PAT). Program ini terus intensif dilakukan. Program besar Kementan yang menyasar 2 juta hektar lahan kering ini ditujukan untuk mengairi lahan di luar irigasi reguler dengan menggunakan pompa dalam antisipasi kondisi kekeringan akibat el nino yang menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika masih akan ditemui di 2024 ini.

Kelompoktani Tunas Muda mendapatkan 1 unit pompa berukuran 4 inch dan selang. Kegiatan pompanisasi dilaksanakan melalui 2 tahap yaitu pompanisasi untuk pengolahan lahan dan pompanisasi pada saat tanam padi.. Tujuan pompanisasi pengolahan lahan adalah untuk mencukupi kebutuhan air pada saat pengolahan tanah dimulai dari lahan yang tinggi kemudian ke lahan yang lebih rendah. Pompanisasi dilakukan dengan menggunakan pompa air bantuan dari pemerintah untuk PAT ( Perluasan Areal Tanam) dan pompa besar milik kelomppktan berkapasitas 6 inch. Hal tersebut dilakukan agar suplai air pada saat pengolahan lahan tercukupi dengan cara bergantian. Pompanisasi pada saat tanam padi dilakukan dengan menggunakan pompa berukuran 4 inch karena ketersediaan air masih mencukupi. Tanam padi dengan menggunakan system jajar legowo dengan jarak tanam antar legowo 40 cm, dan jarak antar tanaman sekitar 25-30 cm.

Dwi Setianingsih,S.Pt

 

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung