- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Petani Tegalkuning Banyuurip Lega, Kartu Tani Telah Mereka Terima

PEMBAGIAN KARTU TANI MEMBUAT LEGA PARA PETANI DI DESA TEGALKUNING KECAMATAN BANYUURIP
Pada tanggal 6 April 2023 pukul 08.00 WIB, BPP Banyuurip Bersama Tim dari Bank BRI Unit Banyuurip mengadakan acara serah terima Kartu Tani yang bertempat di Kantor Balaidesa Tegalkuning yang dihadiri oleh PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan). Kartu Tani merupakan alat transaksi berupa kartu debit seperti ATM yang difungsikan sebagai sarana untuk melakukan penebusan pupuk subsidi bagi petani.
Keberadaan Kartu Tani ini sangat penting karena dirasa yang membawa dampak penting dan manfaatnya sangat besar karena dengan memiliki Kartu Tani para petani mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Apalagi dengan kondisi saat ini dimana harga pupuk sangat tinggi, sehingga sangat dirasakan oleh para petani untuk memperoleh hasil budidaya agar memperoleh produksi yang maksimal. Karena pemupukan pada tanaman pengaruhnya sangat besar terhadap pertumbuhan dan produksi. Adapun untuk Desa Tegalkuning, jumlah penerima kartu tani kali ini adalah sebanyak 46 petani yang terdaftar pada up date data tahun 2022. Petani yang lainnya sudah memiliki kartu tani dan sudah dimanfaatkan untuk penebusan pupuk bersubsidi.
PPL wibi menyampaikan dalam sambutannya bahwa menurut Permentan No 10 tentang Pupuk bersubsidi disebutkan bahwa pupuk bersubsidi jenisnya hanya Urea dan NPK. Dan diperuntukan bagi petani yang melakukan usahatani di bidang tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan dengan luas lahan maksimal 2 ha setiap musim tanam. Sedangkan sub sector tanaman pangan yang dimaksud adalah padi, jagung, dan kedelai. Sedangkan sub sector Hortikultura adalah cabai,bawang merah dan bawang putih. Untuk sub sector perkebunan adalah tebu rakyat,kopi dan kakao. Dan petaninya harus tergabung dalam Kelompok Tani dan terdaftar dalam SIMLUHTAN
Perwakilan dari BRI menjelaskan tata cara serta teknis penggunaan kartu tani bagi petani untuk melakukan penebusan pupuk bersubsidi di kios pengecer resmi. Kartu Tani ini juga berfungsi seperti ATM dan digunakan untuk melakukan penebusan pupuk subsidi. Para petani dengan antusias datang satu persatu dipanggil untuk mengambil kartu mereka dengan membawa foto kopi KK dan KTP masing-masing.
Kepala desa Tegalkuning sangat menyambut baik program kartu tani ini. Dengan adanya kartu tani ini berharap membawa dampak yang positif bagi semua kalangan. Yang paling penting adalah dengan memiliki kartu tani, petani akan mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi. Semoga kegiatan pembagian kartu tani ini dapat membantu para petani penerima kartu tani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi, sehingga pengeluaran dalam pembelian pupuk berkurang dan hasil panen mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan.
Kontributor : Sri Lastuti,SP-Koordinator BPP Banyuurip.






