- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Petani Milenial Clapar Unjuk Gigi dalam Lomba Komoditas Kelapa

Petani Milenial Clapar Unjuk Gigi dalam Lomba Komoditas Kelapa
PURWOREJO (15/10/2025) – Desa Clapar, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo menjadi pusat perhatian dengan digelarnya penilaian Lomba Petani Milenial Komoditas Kelapa pada tanggal 15 Oktober 2025. Ester, seorang pegiat pengolahan hasil kelapa yang juga menjabat sebagai ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Mugi Berkah Desa Clapar, tampil sebagai peserta tunggal yang mempresentasikan inovasi dan kiprahnya di hadapan dewan juri. Penilaian ini menandai apresiasi terhadap peran generasi muda dalam memajukan sektor pertanian, khususnya komoditas kelapa yang memiliki potensi besar di wilayah tersebut.
Tim penilai yang bertugas berasal dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, terdiri dari enam orang yang diketuai oleh Bapak Sutrisno, S.P., M.Si. Turut memeriahkan dan menyaksikan acara tersebut adalah tim pendamping dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Bapak Eko Susanto, S.P., M.MA dan Retno Puspita Riski, S.P. dari Bidang Sarana dan Perlindungan Pertanian, serta Ibu Siti Kurniatun, S.P. dan Ibu Verena Saptorini HM, S.P. dari Kelompok Jabatan Fungsional. Kehadiran Koordinator PPL Kecamatan Bagelen, drh. Nurani Utaminingputri beserta tim PPL, juga menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap kegiatan ini.
Proses penilaian dimulai dengan presentasi yang memukau dari Ester. Ia memaparkan secara detail tentang beragam aktivitas dan produk olahan kelapa yang berhasil ia kembangkan. Secara khusus, Ester menyoroti dua jenis produk unggulan yaitu gula semut dan berbagai olahan dari kelapa lainnya, yang semuanya merupakan bukti nyata dari usahanya meningkatkan nilai tambah komoditas kelapa. Presentasi ini tidak hanya berfokus pada produk, tetapi juga pada dampak sosial dan ekonomi yang telah dihasilkan.
Salah satu capaian terbesar yang dipresentasikan adalah peran Ester dalam Koperasi KARMATERA. Koperasi yang didirikan bersama rekan-rekan pegiat olahan kelapa ini memiliki wilayah tiga desa yaitu Desa Sokoagung, Hargorojo, dan Clapar dengan total anggota 800 orang petani. Koperasi KARMATERA sukses menjual produk gula semut organik, yang telah memiliki sertifikasi dari Control Union dan berhasil menembus pasar internasional hingga ke Amerika. Selain itu, Ester juga memperkenalkan inovasi gula semut yang dikombinasikan dengan empon-empon, yang saat ini gencar dipromosikan melalui asosiasi pengusaha UMKM Kabupaten Purworejo ke hotel-hotel, pameran, dan berbagai acara untuk menjangkau segmen pasar yang lebih luas.
Di samping koperasi, pemasaran produk hasil pengolahan kelapa lainnya dikelola melalui UD. Karunia Nareswara Abadi, sebuah badan usaha yang didirikan dan dipimpin langsung oleh Ester. Produk yang dipasarkan UD ini meliputi gula aren, gula kelapa rasa empon-empon, serta olahan sabut kelapa seperti cocopeat, cocobristel, dan cocochip. Sama membanggakannya, produk-produk dari UD. Karunia Nareswara Abadi juga telah merambah pasar ekspor ke Amerika, Eropa, dan Tiongkok melalui kerjasama strategis dengan pihak ketiga.
Melalui kedua entitas bisnisnya, Koperasi Karmatera dan UD. Karunia Nareswara Abadi, Ester telah membuktikan dirinya sebagai agen perubahan. Ia tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga berhasil mengedukasi dan memberdayakan petani dan wanita tani di Desa Clapar dalam teknik pengolahan hasil kelapa. Upaya Ester ini secara langsung berkontribusi pada peningkatan nilai jual komoditas kelapa, yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Clapar, menjadikan kelapa sebagai komoditas potensial yang menjanjikan.






