Pestisida Nabati : Solusi Alami Pertanian Sehat dan Berkelanjutan

By DINPPKP 11 Feb 2025, 13:44:18 WIB Penyuluhan
Pestisida Nabati : Solusi Alami Pertanian Sehat dan Berkelanjutan

Pestisida Nabati : Solusi Alami Pertanian Sehat dan Berkelanjutan

 

Pestisida nabati atau lebih dikenal sebagai Pesnab adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainya yang berkhasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman. Pestisida ini tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan serta dapat di buat dengan mudah menggunakan bahan yang murah dan peralatan yang sederhana. Sehubungan dengan hal tersebut pada Senin (10/02/2025) bertempat di rumah salah satu anggota KWT Ngudi Rahayu Desa Kedungkamal Kecamatan Grabag telah dilakukan praktik pembuatan pestisida nabati. Kegiatan ini diikuti oleh anggota KWT Ngudi Rahayu dan dihadiri oleh tim BPP Kecamatan Grabag. Bahan – bahan yang digunakan dalam proses pembuatan pestida nabati ini cukup mudah dan banyak di temukan dilingkungan sekitar. Alat dan yang digunakan pada pembuatan pestisida nabati kali ini yaitu:

Alat :

1. Pisau

2. Penumbuk (Blender)

3. Ember yang bertutup

Bahan:

1. Buah maja.  3 buah ukuran sedang

2. Daun Mimba. 1 kg

3. Daun Sirsak. 1 kg

4. Air Leri.       10 liter

5. Empon2 (jahe, kunir, lengkuas, serai).    1kg

               Adapun cara pembuatan pestisida nabati ini juga cukup mudah. Semua bahan ditumbuk atau dilembutkan perbandingan 1: 1 untuk air Leri 10 lt. Bahan2 difermentasi minimal 24 jam kemudian disaring dengan kain halus kemudian siyap aplikasi. Dosis penggunaan: 15ml/L atau 250 ml (satu gelas) /tangka.

Juwariyah (60 tahun) selaku ketua KWT merasa senang dengan adanya pelatihan ini karena dapat menambah wawasan ibu-ibu KWT tentang pestisida nabati aman untuk tanaman dan mudah proses pembuatannya. “Saya mengucapkan terimakasih kepada tim BPP Kecamatan Grabag yang telah memberikan ilmu mengenai proses pembuatan dan manfaat pestisida nabati, dengan ini saya berharap bahwa tanaman dan sayuran khususnya di lahan demplot KWT dapat menggunakan pestisida nabati sebagai pencegahan adanya serangan hama sehingga tanaman yang dikonsumsi tentunya aman dari penggunaan bahan kimia”.

Eko Sutresno selaku PPL Wibi dalam sambutan akhirnya juga menyampaikan harapan setelah adanya praktik pembuatan pestisida. “Saya berharap setelah diadakan pelatihan praktik pembuatan pestisida ini, ibu-ibu anggota KWT dapat mempraktikan di rumah masing-masing serta supaya pestisida nabati ini terus berkembang”.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung