- SEKOLAH LAPANG TEMBAKAU
- Jamin Aspek ASUH, Daging Sapi dari RPH Kutoarjo Kantongi Sertifikat Halal dan NKV
- KWT Mugi Rahayu Kelurahan Lugosobo Bagikan Bibit Cabai dan Terong untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga
- Jaring Tangguh: Perkuat Literasi Iklim dan Ketahanan Pangan Petani Desa Krandegan
- Gerdal Ulat Grayak dan Kutu Kebul Dukung Keberhasilan Program Intensifikasi Tembakau di Desa Kambangan
- *WASPADA! Banyak Kucing Mati Mendadak di Beberapa Wilayah*
- P2L KWT Sejahtera Desa Cepedak : Bersama Menanam, Bersama Mewujudkan Ketahanan Pangan Keluarga
- DKPP Purworejo Jalin Kerjasama Dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah AdakanTemu Pelanggan oleh Balai Pelayanan Veteriner
- Akselerasi Populasi Ternak, Program \"Subali Sapira\" Sukses Antarkan Sapi Peternak hingga Bunting
- Rangkaian Kegiatan Lapangan Program SUBALI SAPIRA DKPP
PESERTA SL IPDMIP ANTUSIAS UJI KESUBURAN TANAH

PESERTA SL IPDMIP ANTUSIAS UJI KESUBURAN TANAH
Kementrian Pertanian Republik Indonesia dengan program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program) melalui Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bener melaksanakan SL IPDMIP sebagai wujud upaya peningkatan SDM Petani di Daerah Irigasi Kedondong. Sekolah Lapang ini menerapkan teknologi-teknologi rekomendasi yang spesifik lokasi daerah setempat. Harapannya petani mampu meningkatkan SDM agar pemanfaatan lahan DI tersebut meningkat dan pendapatan petanipun meningkat. Target akhir yaitu peningkatan kesejahteraan petani meningkat.
Pertemuan SL IPDMIP kali ini pada tanggal 2 November 2022 di Sekretariat Kelompok Tani Harapan Makmur Ngasinan diikuti 25 orang peserta SL IPDMIP dari Kelompok Tani Harapan Makmur.
Sebelum melakukan budidaya padi, sangatlah penting mengetahui tingkat kesuburan tanah. Menurut Kurniasih Dwi Kusuma W, SP selaku PPL Wibi Ngasinan sekaligus Pendamping SL IPDMIP ini menjelaskan kesuburan tanah menggambarkan kemampuan tanah untuk menyediakan unsur hara (kualitas dan ketersediannya) bagi tanaman. Tingkat kesuburan tanah merupakan salah satu faktor utama penentu produktivitas tanaman. Jadi mengetahui tingkat kesuburan tanah sangatlah perlu dilakukan karena kita dapat mengefektifkan dan mengefisienkan pemupukan.
Pengujian tingkat kesuburan tanah dilakukan dengan pengambilan sampel tanah dilokasi lahan LL SL IPDMIP di blok Dukuh Desa Ngasinan Kecamatan Bener. Pengambilan sampel tanah dengan kedalaman ±20 cm dari permukaan tanah diambil secara acak di 9 titik di satu petakan sawah. Pengambilan sampel tanah dengan menggunakan cangkul yang bersih. Peserta SL antusias melakukan pengujian tingkat kesuburan tanah.
Hasil uji kesuburan tanah ini menjadi dasar dosis rekomendasi pupuk kimia pada budidaya padi. Diperoleh dosis rekomendasi Urea 175 kg/ha dan NPK ponska 350 kg/ha dengan pH agak masam.
Dengan diperolehnya dosis pupuk rekomendasi membuat peserta SL IPDMIP bisa menghitung kebutuhan pupuknya dan tidak berlebihan memberikan pupuk tersebut. Serta perlunya pengeringan lahan untuk meningkatkan pH menjadi pH normal. Kondisi tersebut membuat pemberian pupuk akan semakin efektif dan efisien. Harapannya pemberian pupuk yang tidak berlebih mampu menekan biaya produksi, dan tidak merusak tanah dengan produktifitas yang optimal. (oleh : Kurniasih Dwi Kusuma Wardhani, SP)






