- JAMIN KEAMANAN PANGAN, SAMPEL PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DARI DUA PASAR TRADISIONAL DI PURWOREJO DISISIR DAN DIUJI RAPID TEST
- Tim SUBALI SAPIRA Bergerak, Atasi Sapi Kelompok Tani yang Mengalami Kendala Reproduksi Sapi
- FFD PPHT PADI GAPOKTAN AGRO MULYO PURWOREJO SUKSES DIGELAR
- DKPP Purworejo Lakukan Verval Bantuan CPPD Bagi 50 KK Terdampak Puso di Cangkrep Lor
- DKPP PURWOREJO GANDENG FOUNDER RUMAH MOCAF INDONESIA DORONG POTENSI PEMASARAN TEPUNG MOCAF
- SHARING SESSION #2 UPT PUSKESWAN BERSAMA KTNA KECAMATAN GEBANG
- Evaluasi SL Tembakau KT Rukun Tani Gowong, Perkuat Kelembagaan dan Peran Petani
- KT Rukun Tani Gowong Siapkan 2.000 m² untuk Budidaya Bawang Merah Varietas Tajuk
- PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH Pengembangan Ayam Petelur di Kelompok Tani Sumber Makmur desa Tersidilor Kecamatan Pituruh
- Menjaga Genetik Unggulan Purworejo, Seleksi Hibah Kambing Kaligesing Kembali Digelar
Pertemuan Rutin KTNA Kecamatan Bener Sosialisasikan PM AAS untuk Mendorong Peningkatan Produktivitas Padi

Pertemuan Rutin KTNA Kecamatan Bener Sosialisasikan PM AAS untuk Mendorong Peningkatan Produktivitas Padi
Bener, Rabo Pon, 16 Juli 2026 – Bertempat di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bener, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Bener menggelar pertemuan rutin yang dihadiri oleh perwakilan kelompok tani (Poktan) dari seluruh desa di Kecamatan Bener.
Pertemuan kali ini diisi dengan sosialisasi PM AAS (Pertanian Modern Advance Agriculture System) sebagai salah satu inovasi budidaya padi yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani melalui penerapan teknologi serta metode budidaya modern.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan metode tanam baru melalui pengaturan jarak tanam yang lebih optimal sehingga populasi tanaman menjadi ideal. Pengaturan jarak tanam ini memberikan ruang tumbuh yang lebih baik, meningkatkan penerimaan sinar matahari, memperlancar sirkulasi udara, serta mengoptimalkan penyerapan air dan unsur hara. Dengan demikian, pertumbuhan tanaman menjadi lebih seragam dan potensi hasil panen diharapkan meningkat.
Selain itu, PM AAS juga memperkenalkan metode Alternate Wetting and Drying (AWD) atau sistem pengairan berselang. Melalui metode ini, lahan sawah tidak digenangi air secara terus-menerus, melainkan diatur secara bergantian antara kondisi tergenang dan tidak tergenang sesuai fase pertumbuhan tanaman. Penerapan AWD terbukti mampu menghemat penggunaan air irigasi, memperkuat pertumbuhan perakaran, meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, serta mendukung produktivitas tanaman padi tanpa mengurangi hasil panen.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai diskusi dan tanya jawab mengenai penerapan PM AAS di tingkat petani. Para peserta menunjukkan antusiasme untuk mempelajari inovasi yang diharapkan mampu menjawab tantangan pertanian saat ini, khususnya dalam meningkatkan produktivitas lahan dan efisiensi penggunaan sumber daya.
Melalui kegiatan ini, KTNA Kecamatan Bener bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bener berharap para petani dapat mengadopsi inovasi PM AAS secara bertahap sesuai kondisi wilayah masing-masing. Dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Bener semakin maju, produktif, efisien, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani.






