Pertemuan Kelompok Tani Curug Sari Desa Kamijoro, Bener

By DINPPKP 08 Jan 2025, 15:23:07 WIB Penyuluhan
Pertemuan Kelompok Tani Curug Sari Desa Kamijoro, Bener

Pertemuan Kelompok Tani Curug Sari Desa Kamijoro, Bener

Mengikuti pertemuan Kelompok Tani Curug Sari Desa Kamijoro pada Hari Senin Tanggal 6 Januari 2024 di rumah Bapak Ngaliman. Acara ini dihadiri oleh Tim KJF  Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,  PPL Wibi Kamijoro, Perangkat Desa Kamijoro serta Pengurus dan anggota Kelompok Tani Curug Sari. Tujuan dari pertemuan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan terkait pengendalian lalat buah pada cabai. Pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Kelompok Tani Curug Sari bahwa Kelompok Tani harus aktif dan berperan serta dalam usaha pertanian.

Diharapkan dengan adanya kumpulan rutin maka permasalahan tentang usaha pertanian dapat dikordinasikan dengan Penyuluh sehingga kendala dapat teratasi. Dilanjut dengan pemberian materi oleh Tim KJF Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tentang penebusan pupuk bersubsidi serta pendaftaran barcode BBM bersubsidi. Penebusan pupuk bersubsidi dapat dilakukan mulai Bulan Januari untuk musim tanam ini dikarenakan sudah banyak petani olah tanah bahkan sudah ada yang melakukan pesemaian sehingga kebutuhan pupuk juga harus disiapkan dari sekarang.

Untuk pendaftaran barcode BBM bersubsidi, petani yang mau mengajukan datang ke Balai Penyuluhan Pertanian untuk mengisi blangko permohonan rekomendasi BBM yang selanjutnya PPL mengecek kondisi traktor , pengecekan nomor mesin dan nomor rangka traktor. Setelah terkumpul semua data yang dibutuhkan, data diinput oleh admin kecamatan untuk penerbitan barcode BBM bersubsidi. PPL Wibi Kamijoro juga menyampaikan tentang pengendalian lalat buah pada cabai. Lalat buah yang mempunyai nama latin Drosophila melanogaster menyerang tanaman cabai dan salah satu hama yang meresahkan karena tanaman cabai menjadi busuk dan mempunyai kualitas buruk karena buah cabai menjadi tempat inang telur lalat buah.

Adapun cara pengendalian salah satunya dengan penggunaan perangkap metil Eugenol. Perangkap ini merupakan feromon sex alami yang dikeluarkan lalat betina untuk menarik lalat buah jantan. Setelah penjelasan materi oleh PPL, dilakukan praktek pembuatan perangkap menggunakan botol plastik bekas kemasan, pisau/gunting, tali/kawat dan senyawa metil Eugenol. Diharapkan dengan adanya perangkap ini lalat buah bisa dikendalikan. 

Nurwinahyu Luqman Hirawan, BPP Bener





Berita Purworejo

Counter Pengunjung