- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PERSEMAIAN SISTEM DAPOG DEMAREA BTS POKTAN GENKID 342 DI SUCENJURUTENGAH, BAYAN

PERSEMAIAN SISTEM DAPOG DEMAREA BTS POKTAN GENKID 342
KEL. SUCENJURUTENGAH KEC. BAYAN
Kelompok Tani Genkid 342 Kel. Sucenjurutengah, Kec. Bayan Tahun 2021 mendapatkan program Dem Area tanaman padi BTS (Budidaya Tanaman Sehat) seluas 25 Ha. Program tersebut direncanakan berjalan di MT I pada bulan Oktober. Namun dikarenakan kendala revitalisasi DI Kedung Putri, MT I yang direncanakan pada bulan tersebut tidak dapat dilakukan dan akan direncanakan tanam pada bulan Januari 2022.
Sistem tanam kegiatan Dem Area BTS ini akan mencoba menggunakan transplanter. Pengadaan Transplanter ini bekerjasama dengan poktan desa sekitar yaitu Desa Kalimiru dengan menggunakan persemaian sistem dapog. Media tanam yang digunakan yaitu tanah dari bawah pohon bambu dan kompos dengan perbandingan 2 : 1. Benih varietas Inpari 32 yang sudah dilakukan uji benih dan diperam, disemai ke sejumlah 50 dapog dan diletakkan di rak bambu untuk menghindari unggas. Persemaian sejumlah 50 dapog ini direncanakan akan digunakan untuk penanaman seluas 200-250 ubin. Maksud tujuan persemaian dapog dan penggunaan transplanter ini dimaksudkan untuk efisiensi, mempercepat proses tanam dan pengenalan teknologi baru yang lebih modern serta untuk mengantisipasi kurangnya tenaga tanam yang semakin lama semakin berkurang kedepannya.
Kontributor Sariwati BPP Bayan






