- RAPAT KOORDINASI PERCEPATAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JUT
- SURVEY KE PETERNAKAN AYAM PETELUR
- Monitoring PPTS, Sinergi DKPP dan PPL Kec. Butuh Pastikan Pasokan Pupuk Bersubsidi Aman
- Purworejo Jadi Tuan Rumah Pembinaan Produsen Benih Hortikultura Se-Jawa Tengah
- Seleksi Perdana Hibah Domba Dimulai, DKPP Purworejo Pastikan Ternak Berkualitas Siap Disalurkan
- PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS BANTUAN PANGAN BERAS PERIODE BULAN JULI-SEPTEMBER 2026 DI GUDANG BULOG BUTUH
- Kunjungi Kelompok Tani Makaryo Wonosari, Ditjen Hortikultura Bersama DKPP dan PPL Lakukan Verifikasi CPCL
- GERAKAN PANGAN MURAH KEMBALI MERIAHKAN ALUN-ALUN PURWOREJO DALAM RANGKAIAN KEGIATAN GEMAR TAHUN 2026
- Mendukung Mutu Benih Tembakau: DKPP Purworejo Bersama BPSB Jawa Tengah Lakukan Pemeriksaan Lapangan di Desa Rowobayem
- DKPP Purworejo Pastikan Kualitas Hibah Sejak Awal Melalui Seleksi Ketat Kambing Jawa Randu
Peringatan World Cleanup Day DKPP Kabupaten Purworejo Lakukan Aksi Bersih Bersih Lingkungan

WorldCleanupDay..???
Adalah aksi sosial
global tahunan yang mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk turut
membersihkan dan menjaga kebersihan bumi.
Kegiatan ini lebih dari sekadar aksi bersih-bersih, World
Cleanup Day (WCD) adalah pengingat bahwa
sampah adalah tanggung jawab bersama. Pelaksanaan World
Cleanup Day (WCD) 2025 memiliki makna yang mendalam sebagai pengingat bahwa
perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Kegiatan kerja bakti massal ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati
Purworejo Nomor: 600.4.15/10174/2025 tanggal 12 September 2025 tentang
Pengelolaan Sampah di Area Perkantoran dan Surat Edaran Bupati Purworejo Nomor:
600.1.16.3/10594/2025 tanggal 25 September 2025 tentang Peringatan Word
Clean Up Day (WCD) Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan tema ‘Menuju Indonesia Bersih 2029’.
Kegiatan pertama
dilaksanakan pada Jumat (3/10) yang laksanakan oleh karyawan/ karyawati Dinas
Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo di lingkungan kantor DKPP.
Gerakan
tersebut diharapkan mampu mengajak masyarakat dari berbagai lapisan untuk
membersihkan lingkungan, khususnya titik-titik sampah liar, serta membiasakan
pengelolaan sampah berkelanjutan.






