- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
PERESMIAN KUB AGRO GADING MAKMUR DAN PELATIHAN AGRIFOOD E-COMMERCE

PERESMIAN KELOMPOK USAHA BERSAMA AGRO GADING MAKMUR
DAN PELATIHAN AGRIFOOD E-COMMERCE BAGI PETANI MILENIAL DI DESA PASARANOM
GRABAG – Wasono selaku Kepala Desa Pasaranom, Grabag mengharapkan warganya terutama anak muda untuk mampu merubah mindset mereka terhadap sektor pertanian diantaranya bahwa bertani itu kotor, butuh kerja keras, jadul, susah, tidak keren, kurang menguntungkan, butuh waktu lama dan dekat dengan kemiskinan. Karena jika kegiatan produksi pertanian hanya dilakukan oleh generasi tua, maka perlahan tapi pasti, jumlah petani akan semakin berkurang dari tahun ke tahun. Akibatnya produksi pertanian juga tentu akan ikut menurun, dan selanjutnya sangat dimungkinkan akan terjadi ketidakseimbangan antara ketersediaan produksi dengan kebutuhan konsumsi. Permintaan produk pangan diperkirakan akan terus naik seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, kemajuan ekonomi dan pertumbuhan industry pengolahan makanan. Keberadaan petani milenial di Desa Pasaranom, diharapkan mampu untuk menunjang perekonomian masyarakat.
Hal itu dikatakannya saat menghadiri Peresmian Kelompok Usaha Bersama Agro Gading Makmur Desa Pasaranom, hari ini Selasa, (23/08/2022).
Turut hadir dalam acara tersebut, dosen dari Universitas Muhammadiyah Purworejo, tim mahasiswa STMM (Sekolah Tinggi Multi Media) Yogyakarta, petani milenial Desa Pasaranom, POPT dan Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Grabag.
Diawali dengan sambutan Kepala Desa Pasaranom, Bapak Wasono. Beliau mengatakan sangat bangga dengan adanya penumbuhan KUB Agro Gading Makmur di Desa Pasaranom dan Pemdes Pasaranom siap memfasilitasi kegiatan yang akan dilaksanakan oleh KUB.
“Dengan adanya KUB ini, semoga berdampak positif dan bisa dijadikan wadah bagi anggota untuk mengembangkan usaha yang dimilikinya. Semoga dengan adanya kegiatan KUB ini masyarakat menjadi paham dan tahu tentang KUB dan manfaat KUB” ujarnya.
Kelompok Usaha Bersama (KUB) adalah salah satu bentuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) dalam rangka pemberdayaan generasi muda pertanian. KUB merupakan kelompok yang dibentuk oleh beberapa orang anggota masyarakat untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan. Usaha yang ditingkatkan bisa usaha anggotanya, bisa juga usaha bersamanya atau kelompok. Keanggotaan KUB adalah orang bukan modal. Kedudukan anggota dalam kelompok adalah sama, tidak tergantung jumlah modal yang disimpan.
Adapun tujuan dibentuknya KUB Petani Muda yaitu meningkatkan peran pemuda/petani muda, mendukung program prioritas Kementerian Pertanian, menumbuhkan kelembagaan ekonomi yang dikelola pemuda/petani muda dalam rangka membangun daya saing dan posisi tawar dengan pelaku usaha lain serta mengembangkan metode pembinaan pemuda/petani muda yang berorientasi agribisnis.
Dalam kesempatan yang sama, Sojo, yang didaulat sebagai pembina KUB Agro Gading Makmur Desa Pasaranom menambahkan, guna menjaga eksistensi KUB Agro Gading Makmur, anggota penting untuk menambah wawasan guna pengembangan usahanya, salah satu langkah yang bisa ditempuh yaitu melalui berbagai pelatihan. Seperti yang akan kita ikuti setelah ini yaitu pelatihan agrifood E-commerce bagi petani milenial. Sebagai langkah awal kegiatan dari KUB ini, perlu adanya pemetaan potensi usaha mulai dari hulu ke hilir.
“Indonesia sebagai negara agraris, tentu sektor pangan berbasis pertanian (agrifood) merupakan penyumbang utama perekonomian nasional di Indonesia, yang dapat menjadi penggerak utama bagi pemulihan ekonomi Indonesia pasca Covid-19. Sehingga peluang usaha di sektor tersebut masih terbuka luas. Apalagi kondisi pandemi yang masih belum berakhir, membuat aktifitas usaha masih sangat terbatas sama halnya di bidang pemasaran yang menyebabkan banyak E-commerce bermunculan yang memudahkan kita dalam berniaga. Tidak terbatas pada barang elektronik saja, tetapi sekarang banyak produk makanan atau produk pertanian yang ditawarkan melalui E-commerce dengan harga yang bersaing tentunya,” ujar beliau menutup sambutannya.
Fitri Rahmawati, S.E, M.M., salah satu dosen dari Universitas Muhammadiyah Purworejo menambahkan bahwa dengan adanya KUB Agro Gading Makmur Desa Pasaranom ini, diharapkan mampu mengelola secara maksimal potensi yang ada di Desa Pasaranom dan keberadaan KUB ini diharapkan akan terus eksis agar mampu mengangkat perekonomian masyarakat terutama sektor pertanian ke arah yang lebih baik lagi.
Ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Desa Pasaranom, Wasono, KUB Agro Gading Makmur Desa Pasaranom resmi dikukuhkan yang diketuai oleh Sarjono, salah satu petani milenial di Desa Pasaranom.
Acara tersebut diakhiri dengan pelatihan agrifood E-commerce yang diikuti oleh 23 orang petani milenial. Adapun materi disampaikan oleh Tim Mahasiswa STMM Yogyakarta.






