- Gerakan Pengendalian Menggunakan Agen Hayati Ramah Lingkungan di Desa Kerep Kemiri
- RUMAH PANGAN KITA DKPP PURWOREJO SENANTIASA HADIR MENEMANI SETIAP JUM’AT PAGI
- PEMANTAUAN DISTRIBUTOR BAPOKTING OLEH PENGAWAS HARGA PANGAN DI KABUPATEN PURWOREJO
- Refilling Nitrogen Cair Guna Sukseskan Inseminasi Buatan Ternak
- Menyulam Ilmu di Hamparan Tembakau
- Gerakan Pengendalian Tikus Serempak di Lima Kecamatan Kabupaten Purworejo
- BPP Purworejo Gelar Gerdal Tikus Susulan di Cangkreplor, Amankan Produksi Padi MT II
- Jamin Daging Kurban Aman, Tim DKPP Purworejo Sisir Belasan Kecamatan
- Prosesi Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden Republik Indonesia ????✨
- PENYERAHAN BANTUAN PANGAN SECARA SIMBOLIS OLEH WAKIL BUPATI PURWOREJO DI DESA TEGALSARI
Peresmian Bangsal Pasca Panen Hortikultura Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto

Peresmian Bangsal Pasca Panen Hortikultura
Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto
Pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2019 bertempat di Bangsal Pasca Panen Hortikultura Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto diadakan kegiatan Peresmian bangsal pasca panen Hortikultura. Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kab Purworejo Bpk Sukusnanto, SP . Hadir juga dalam peresmian tersebut Kapolsek Ngombol, Danramil Ngombol/yg mewakili, Koordinator BPP Kec Ngombol beserta PPL Wibi, Kades Wonoroto beserta perangkatnya, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Wonoroto, pedagang hortikultura dan tamu undangan yg lainnya. Bangunan tersebut terletak di selatan Pasar desa Wonoroto yg terletak di dekat jalur Daendels Bangunan ini merupakan bantuan pemerintah program peningkatan produksi dan nilai tambah hortikultura APBN tahun 2019. Tujuan dari pembuatan bangsal ini yaitu untuk meningkatkan kegiatan penanganan pasca panen produk segar Hortikultura dan pemanfaatan bangsal pascapanen secara optimal.
Diharapkan nantinya bangunan tersebut dpt digunakan sebagai kegiatan yg berbasis pada penanganan pasca panen, misalnya penerimaan pasokan produk, pembongkaran muatan, pemeriksaan produk, sortasi dan diharapkan sampai proses grading sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk hortikultura.






