- Gerak cepat tim kolaborasi tangani aduan masyarakat terkait pelaku usaha peternakan burung puyuh
- Pemeriksaan Ketat Bahan Pangan Asal Hewan: Langkah Nyata Wujudkan Keamanan Konsumen
- SUBALI SAPIRA (Suburkan Kembali Sapi Rakyat)
- DKPP Purworejo Kembali Pastikan Kualitas Kambing Jawa Randu untuk Penerima Hibah 2026
- KTNA Kecamatan Bener Gelar Pertemuan dan Tanam Benih Padi Metode PM-AAS
- PERUM BULOG DAN DKPP PURWOREJO GELAR EVALUASI BANTUAN PANGAN CPP
- KWT Margo Dadi Prapaglor Belajar Buat PSB
- Seleksi Tahap Kedua Tuntas, DKPP Pastikan 55 Domba Hibah Siap Disalurkan kepada Kelompok
- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Gelar Monev Alsintan di Pituruh
- PERINGATI HKG PKK KE-54, RATUSAN KADER PKK PURWOREJO ANTUSIAS SERBU GERAKAN PANGAN MURAH DI PENDOPO PURWOREJO
Peresmian Bangsal Pasca Panen Hortikultura Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto

Peresmian Bangsal Pasca Panen Hortikultura
Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto
Pada hari Kamis tanggal 17 Oktober 2019 bertempat di Bangsal Pasca Panen Hortikultura Kelompok Tani Guyub Rukun Desa Wonoroto diadakan kegiatan Peresmian bangsal pasca panen Hortikultura. Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kab Purworejo Bpk Sukusnanto, SP . Hadir juga dalam peresmian tersebut Kapolsek Ngombol, Danramil Ngombol/yg mewakili, Koordinator BPP Kec Ngombol beserta PPL Wibi, Kades Wonoroto beserta perangkatnya, Ketua Gapoktan dan Poktan Desa Wonoroto, pedagang hortikultura dan tamu undangan yg lainnya. Bangunan tersebut terletak di selatan Pasar desa Wonoroto yg terletak di dekat jalur Daendels Bangunan ini merupakan bantuan pemerintah program peningkatan produksi dan nilai tambah hortikultura APBN tahun 2019. Tujuan dari pembuatan bangsal ini yaitu untuk meningkatkan kegiatan penanganan pasca panen produk segar Hortikultura dan pemanfaatan bangsal pascapanen secara optimal.
Diharapkan nantinya bangunan tersebut dpt digunakan sebagai kegiatan yg berbasis pada penanganan pasca panen, misalnya penerimaan pasokan produk, pembongkaran muatan, pemeriksaan produk, sortasi dan diharapkan sampai proses grading sehingga dapat meningkatkan nilai jual produk hortikultura.






