PENYULUH PERTANIAN PURWOREJO AJAK KWT KELURAHAN CANGKREPKIDUL OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN

By DINPPKP 22 Jan 2025, 07:45:19 WIB Penyuluhan

PENYULUH PERTANIAN PURWOREJO AJAK KWT KELURAHAN CANGKREPKIDUL OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN

 

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengapresiasi peran perempuan dalam membangun perekonomian Indonesia. Ia menilai perlu ada lebih banyak perempuan sebagai pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. "Memberdayakan perempuan juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan Indonesia," kata Amran.
Kementerian Pertanian (
Kementan) pun terus berupaya mendorong peningkatan kemandirian wanita tani.

Bertempat di sekretariat KWT Dewi Shinta pada Selasa, 20 Januari 2025 diadakan pertemuan rutin KWT yang dihadiri Lurah dan Sekretaris Kelurahan Cangkrepkidul, Koordinator PPL dan PPL Wibi, Pengurus dan anggota KWT sejumlah 32 orang. Dalam sambutannya, Qoriyatun selaku Ketua KWT menyampaikan profil singkat KWT yang baru saja berdiri tahun 2023. “KWT mulai berdiri tahun 2023 dengan tujuan untuk memberdayakan ibu-ibu di lingkungan kelurahan dan memulai aktif pertemuan setiap 3 bulan sekali dengan diisi kegiatan antara lain pembuatan pupuk organik, arang sekam, eco enzym, perbanyakan nitrobacter, penyemaian bibit dan lainnya”, ungkapnya.

Kemiso selaku Lurah Cangkrepkidul menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan semangat kepada ibu-ibu peserta pertemuan agar dapat terus eksis dan mengembangkan pertanian di Kelurahan Cangkrepkidul. “Kelurahan mendukung penuh kegiatan para ibu di sini untuk mengembangkan pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tanpa meninggalkan kewajiban mengurus rumah tangga dan apabila menemui kendala dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencarikan solusi dari permasalahan tersebut” tambahnya.

Woro selaku Koordinator PPL Kecamatan Purworejo menyampaikan 3 fungsi kelompok tani yaitu sebagai wadah belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. “Selain ketiga fungsi kelompok tani, KWT juga sebagai backup kelompok tani yang memiliki lingkup lebih besar yaitu optimalisasi lahan pekarangan, pembuatan olahan dan pemasaran hasil pertanian”, tandasnya. Sebagai wahana belajar kelompok tani menjadi tempat untuk berbagi informasi dan teknologi pertanian, sebagai wahana kerjasama kelompok tani menjadi wadah untuk bekerjasama dalam berusaha tani serta sebagai unit produksi berperan dalam produksi pertanian.

Selain itu Woro juga melakukan identifikasi produk olahan yang dihasilkan oleh anggota dan memberikan motifasi serta semangat untuk mengembangkan usaha tersebut dengan mengikuti kegiatan Rumah Pangan Kita yang dilaksanakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setiap Jumat pagi. “Produk olahan yang dihasilkan anggota dikoordinir di tingkat KWT selanjutnya dapat berperan aktif mengikuti kegiatan RPK untuk mempromosikan hasil produk KWT di DKPP Kabupaten Purworejo”, tambahnya.

Nila selaku PPL Wibi menyampaikan sosialisasi rekomendasi BBM bersubsidi usaha pertanian sehingga apabila ada anggota yang membutuhkan rekomendasi BBM dapat mengajukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Berdasarkan Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Penerbitan Surat Rekomendasi Untuk Pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan, bahwasanya usaha pertanian yang ada di wilayah Kabupaten Purworejo untuk penerbitan Surat Rekomendasi adalah Dinas Ketahanan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, kami BPP sebagai tangan panjang dari DKPP memfasilitasi bagi petani yang akan mengajukan permohonan”, lanjutnya.

 Pada kegiatan diskusi, yang dipimpin oleh Ketua KWT, disepakati untuk merencanakan membuat demplot yang berlokasi di lahan milik salah satu anggota untuk budidaya tanaman pepaya dan jeruk purut untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dengan melakukan kerja bakti persiapan lahan terlebih dahulu pada hari Minggu. Woro menambahkan bahwa demplot merupakan wahana pembelajaran bersama bagi KWT dan manfaat bagi PPL mencakup keseluruhan aktivitas penyuluhan pertanian dengan cara memperkenalkan dan memperagakan teknik-teknik pertanian. “Demplot yang merupakan hasil inisiatif dari anggota untuk memajukan aktivitas pertanian di lahan pekarangan yang ada di Kelurahan Cangkrepkidul serta menjadi salah satu upaya pengentasan stunting melalui hasil panen yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat:, tambahnya.

PENYUSUN : BAKTI WORO HARYANTI, SP

(BPP KECAMTAN PURWOREJO)

 





Berita Purworejo

Counter Pengunjung