- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PENYULUH PERTANIAN PURWOREJO AJAK KWT KELURAHAN CANGKREPKIDUL OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN
PENYULUH
PERTANIAN PURWOREJO AJAK KWT KELURAHAN CANGKREPKIDUL OPTIMALISASI LAHAN
PEKARANGAN
Menteri Pertanian
(Mentan) Amran Sulaiman mengapresiasi peran perempuan dalam membangun
perekonomian Indonesia. Ia menilai perlu ada lebih banyak perempuan sebagai
pengusaha untuk membangkitkan ekonomi Indonesia. "Memberdayakan perempuan
juga berarti memberdayakan keluarga, memberdayakan generasi masa depan
Indonesia," kata Amran.
Kementerian Pertanian (Kementan)
pun terus berupaya mendorong peningkatan kemandirian wanita tani.
Bertempat di
sekretariat KWT Dewi Shinta pada Selasa, 20 Januari 2025 diadakan pertemuan
rutin KWT yang dihadiri Lurah dan Sekretaris Kelurahan Cangkrepkidul, Koordinator
PPL dan PPL Wibi, Pengurus dan anggota KWT sejumlah 32 orang. Dalam
sambutannya, Qoriyatun selaku Ketua KWT menyampaikan profil singkat KWT yang
baru saja berdiri tahun 2023. “KWT mulai berdiri tahun 2023 dengan tujuan untuk
memberdayakan ibu-ibu di lingkungan kelurahan dan memulai aktif pertemuan
setiap 3 bulan sekali dengan diisi kegiatan antara lain pembuatan pupuk
organik, arang sekam, eco enzym, perbanyakan nitrobacter, penyemaian bibit dan
lainnya”, ungkapnya.
Kemiso selaku Lurah
Cangkrepkidul menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan semangat kepada
ibu-ibu peserta pertemuan agar dapat terus eksis dan mengembangkan pertanian di
Kelurahan Cangkrepkidul. “Kelurahan mendukung penuh kegiatan para ibu di sini
untuk mengembangkan pertanian sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan
keluarga tanpa meninggalkan kewajiban mengurus rumah tangga dan apabila menemui
kendala dapat dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mencarikan solusi dari
permasalahan tersebut” tambahnya.
Woro selaku Koordinator
PPL Kecamatan Purworejo menyampaikan 3 fungsi kelompok tani yaitu sebagai wadah
belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. “Selain ketiga fungsi kelompok
tani, KWT juga sebagai backup kelompok tani yang memiliki lingkup lebih besar
yaitu optimalisasi lahan pekarangan, pembuatan olahan dan pemasaran hasil
pertanian”, tandasnya. Sebagai wahana belajar kelompok tani menjadi tempat
untuk berbagi informasi dan teknologi pertanian, sebagai wahana kerjasama
kelompok tani menjadi wadah untuk bekerjasama dalam berusaha tani serta sebagai
unit produksi berperan dalam produksi pertanian.
Selain itu Woro juga
melakukan identifikasi produk olahan yang dihasilkan oleh anggota dan
memberikan motifasi serta semangat untuk mengembangkan usaha tersebut dengan
mengikuti kegiatan Rumah Pangan Kita yang dilaksanakan di Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian setiap Jumat pagi. “Produk olahan yang dihasilkan anggota
dikoordinir di tingkat KWT selanjutnya dapat berperan aktif mengikuti kegiatan
RPK untuk mempromosikan hasil produk KWT di DKPP Kabupaten Purworejo”,
tambahnya.
Nila selaku PPL Wibi menyampaikan sosialisasi
rekomendasi BBM bersubsidi usaha pertanian sehingga apabila ada anggota yang
membutuhkan rekomendasi BBM dapat mengajukan sesuai prosedur yang telah
ditetapkan. “Berdasarkan Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi
Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 Tentang Penerbitan Surat Rekomendasi
Untuk Pembelian Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak
Khusus Penugasan, bahwasanya usaha pertanian yang ada di wilayah Kabupaten
Purworejo untuk penerbitan Surat Rekomendasi adalah Dinas Ketahanan dan
Pertanian Kabupaten Purworejo, kami BPP sebagai tangan panjang dari DKPP
memfasilitasi bagi petani yang akan mengajukan permohonan”, lanjutnya.
Pada
kegiatan diskusi, yang dipimpin oleh Ketua KWT, disepakati untuk merencanakan
membuat demplot yang berlokasi di lahan milik salah satu anggota untuk budidaya
tanaman pepaya dan jeruk purut untuk meningkatkan kesejahteraan anggota dengan
melakukan kerja bakti persiapan lahan terlebih dahulu pada hari Minggu. Woro
menambahkan bahwa demplot merupakan wahana pembelajaran bersama bagi KWT dan
manfaat bagi PPL mencakup keseluruhan aktivitas penyuluhan pertanian dengan
cara memperkenalkan dan memperagakan teknik-teknik pertanian. “Demplot yang
merupakan hasil inisiatif dari anggota untuk memajukan aktivitas pertanian di
lahan pekarangan yang ada di Kelurahan Cangkrepkidul serta menjadi salah satu
upaya pengentasan stunting melalui hasil panen yang bisa dimanfaatkan oleh
masyarakat:, tambahnya.
PENYUSUN : BAKTI WORO HARYANTI, SP
(BPP KECAMTAN PURWOREJO)






