- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Penyerahan Bantuan Untuk Desa Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di Ngargosari, Loano oleh UPZ DKPP Kabupaten Purworejo

Penyerahan Bantuan kepada Desa Prioritas Penanggulangan Kemiskinan di Desa Ngargosari, Kecamatan Loano oleh UPZ Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo
Purworejo — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan kepada Desa Prioritas Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2025 pada Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Desa Ngargosari, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan desa prioritas yang bertujuan untuk mendorong penanggulangan kemiskinan melalui berbagai aspek seperti aspek rumah tidak layak huni, aspek disabilitas dan aspek anggota rumah tangga tidak bekerja.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Dra. Dede Yeni Iswantini, M.M., bersama Penyuluh Pertanian dan perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Purworejo, serta jajaran pemerintah desa dan masyarakat Ngargosari penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Ibu Dede Yeni Iswantini menyampaikan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, terutama dalam membantu warga disabilitas dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga serta membuka peluang ekonomi produktif.
“Melalui sinergi antar perangkat daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kita ingin memastikan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, terutama di sektor pangan dan pertanian,” ujar beliau.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat desa yang masuk ke dalam Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Bantuan tersebut meliputi kursi roda dan pampers untuk disabilitas, pendukungan ekonomi produktif berupa ayam kampung muda, dan sembako untuk lansia, disabilitas (yang tidak dapat terintervensi), serta untuk anggota keluarga yang tidak bekerja.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan serta monitoring agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.






