- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Penutupan SL IPDMIP Poktan Lima Sekawan Desa Penungkulan Kecamatan Gebang

Penutupan SL IPDMIP Poktan Lima Sekawan Desa Penungkulan Kecamatan Gebang
Kegiatan SL IPDMIP Kelompok Tani Lima Sekawan Desa Penungkulan memasuki pertemuan yang ke-10, sekaligus penutupan kegiatan SL IPDMIP ke-2. Untuk 2 pertemuan selanjutnya diharapkan swadaya oleh kelompok tani, sehingga jumlah pertemuan keseluruhan SL adalah 12 kali. Acara SL dihadiri oleh peserta SL sebanyak 25 orang, pendamping SL, serta tamu undangan. Setelah acara pertama yaitu pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala desa Penungkulan Bapak Amat Suroso. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya acara SL di kelompok tani Lima Sekawan dan telah banyak informasi, ilmu serta praktek-praktek yang dilakukan. Kepala desa yang juga merupakan anggota dari kelompok tani Lima Sekawan ini juga berpesan kepada seluruh anggota agar tetap melanjutkan kegiatan yang sudah dilakukan bersama-sama dan diteruskan pada lahannya masing-masing.
Acara yang ketiga adalah paparan dari ketua kelompok tani Lima Sekawan, Bapak Amat Sangsang, tentang kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan selama SL IPDMIP ini. Mulai dari pengolahan lahan, perlakuan benih, tanam jajar legowo, pembuatan APH, pembuatan pupuk organik padat, pupuk organik cair dan lain-lain, beliau sampaikan secara ringkas. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan setelah purna menjadi perangkat desa, beliau akan menekuni dunia pertanian ini secara total. Aset kelompok tani akan dikelola dengan baik. Dua ekor sapi akan menjadi sumber bahan baku pengolahan pupuk organik padat dan cair, dengan dilakukan fermentasi yang baik menggunakan dekomposter yang juga dikembangkan kelompok sendiri. Potensi anggota dan masyarakat sekitar dengan populasi sapi mencapai 56 ekor di Dusun Sirembes Desa Penungkulan, akan menjadi daya dukung yang besar sebagai sumber pupuk organik bagi masyarakat Desa Penungkulan dan sekitarnya.
Bapak Hadi Sadsila, S.P. MM., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, menyambut baik semangat ketua kelompok dan anggotanya yang telah bersemangat untuk mengadopsi beberapa teknologi yang diperkenalkan dalam SL IPDMIP yang telah dilaksanakan. Beliau juga memberikan bibit tanaman alpokat sebagai kenang-kenangan dan penghargaan terhadap semangat kelompok tani. Dalam sambutannya, beliau juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah SL adalah pada seberapa besar tingkat adopsi petani peserta SL.
Pendamping SL IPDMIP yang juga PPL wilayah binaan Desa Penungkulan,memberikan penekanan terhadap beberapa materi penyuluhan yang telah disampaikan dalam acara-acara sebelumnya. Dalam kesempatan tersebut, PPL Wibi juga memberikan rangkuman materi kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya yang tercetak dalam sebuah buku kecil sebagai panduan bagi anggota kelompok tani. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu oleh Koordinator PPL Kecamatan Gebang. Dalam kesempatan tersebut, terjadi diskusi dan tanya jawab antara anggota Kelompok tani dengan POPT, PPL, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dengan hangat dan bersahabat.






