- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Penumbuhan LKMA sebagai Pendorong Perekonomian Petani

Penumbuhan LKMA sebagai Pendorong Perekonomian Petani
LKM-A merupakan unit usaha jasa permodalan yang yang ditumbuhkan dari Gapoktan penerima dana BLM PUAP untuk menyediakan jasa pelayanan keuangan anggota, masyarakat tani, dan pelaku agribisnis di pedesaan secara berkelanjutan.
Penumbuhan dan pengembangan LKM-A dalam Gapoktan PUAP merupakan salah satu langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan pembiayaan petani mikro dan buruh tani yang selama ini sulit mendapatkan pelayanan keuangan melalui lembaga keuangan formal. Sebagai langkah pemberdayaan lebih lanjut dari Gapoktan PUAP menjadi LKM-A yang bertujuan untuk :
(1) memberikan kepastian pelayanan serta kemudahan akses petani pada fasilitas pembiayaan;
(2) prosedur yang sederhana dan cepat;
(3) kedekatan lokasi pelayanan dengan tempat usaha petani; dan
(4) Pengelola LKM-A sangat memahami karakter petani sebagai nasabah.
Pada hari Selasa, 4 April 2023 dilakukan Bimtek Penumbuhan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) di Aula B Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo. Peserta Bimtek terdiri dari PPL Pendamping dari Kecamatan Bener dan Kemiri beserta pengurus dan anggota Gapoktan Mukti Sari Desa Sendangsari, Kecamatan Bener, Gapoktan Catur Manunggal Kecamatan Bener, dan Gapoktan Sri Rejeki Kecamatan Kemiri. Masing-masing gapoktan terdiri dari 6 orang peserta.
Dalam bimtek ini bapak Wahyudi S.PT.,M.SC menyampaikan bahwa Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) dilaksanakan melalui penyediaan dana penguatan modal usaha petani sebagai stimulasi melalui koordinasi Gapoktan.
Sesuai dengan mekanisme pelaksanaan program PUAP, maka pada Tahun ke-I, dana PUAP dimanfaatkan oleh Gapoktan untuk membiayai usaha produktif sesuai dengan usulan anggota secara berjenjang melalui Rencana Usaha Anggota (RUA), Rencana Usaha Kelompok (RUK) dan Rencana Usaha Bersama (RUB).
Dana penguatan modal usaha PUAP digulirkan Gapoktan kepada para anggota kelompok tani sebagai pinjaman sehingga pada Tahun ke-2 Gapoktan sudah dapat mengembangkan Usaha Simpan Pinjam (U-S/P).
Gapoktan penerima dana BLM-PUAP diharapkan dapat menjaga perguliran/perputaran dana sampai pada fase pembentukan Lembaga Keuangan Mikro Agribinis (LKM-A) pada Tahun ke-3. LKM–A yang berhasil ditumbuh kembangkan oleh Gapoktan diharapkan dapat meningkatkan akumulasi modal melalui dana keswadayaan yang dikumpulkan oleh anggota melalui tabungan maupun melalui saham anggota.
Dalam acara ini disampaikan pula persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh kelompok dalam pengajuan PUAP menjadi LKMA antara lain:
- Memiliki dana/asset simpan pinjam;
- Memiliki kegiatan/aktifitas simpan pinjam;
- Mempunyai anggota yang terdaftar dan berusaha di bidang agribsnis;
- Memiliki AD/ART dan/atau peraturan lainnya;
- Memiliki pengelola, pembukuan,dan neraca keuangan;
- Memiliki kantor/sekertariat dan kelengkapan antara lain papan nama, stemple, dsb
Selanjutnya bapak Hartoyo, S.P juga melakukan verifikasi berkas-berkas persyaratan pengajuan yang sudah dibuat oleh kelompok. Harapannya dengan diajukannya PUAP Gapoktan Mukti Sari, Gapoktan Catur Manunggal, dan Gapoktan Sri Rejeki menjadi LKMA pada tahun 2023 ini dapat mengoptimalkan kegiatan simpan pinjam atau permodalan petani sehingga usaha agribisnis milik petani dapat meningkat.
Ditulis oleh : Annisa Winastuti Nurlitasari, S.P. (BPP BENER)






