PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN PENGURUS KTNA BANYUURIP PERIODE 2021-2026

By DINPPKP 12 Jan 2022, 15:06:12 WIB Penyuluhan
PENGUKUHAN  DAN PELANTIKAN PENGURUS KTNA BANYUURIP PERIODE 2021-2026

Sektor pertanian mempunyai peranan strategis terutama sebagai penyedia pangan rakyat Indonesia, berkontribusi nyata dalam penyediaan bahan pangan, bahan baku industri, bioenergi, penyerapan tenaga kerja yang akan berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan dan menjaga pelestarian lingkungan. Untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian pangan diperlukan Pelaku Utama dan Pelaku Usaha profesional, andal, berkemampuan manajerial, kewirausahaan dan organisasi bisnis. Oleh karena itu, Pelaku Utama dan Pelaku Usaha harus mampu membangun usahatani yang berdaya saing dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan posisi tawarnya. Untuk itu, kapasitas dan kemampuan Pelaku Utama dan Pelaku Usaha terus ditingkatkan, salah satunya melalui penyuluhan dengan pendekatan pembinaan kelembagaan petani yang mencakup penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani, sehingga petani dapat berkumpul untuk menumbuh kembangkan kelembagaannya yang berdaya saing tinggi, produktif, menerapkan tata kelola berusaha yang baik, dan berkelanjutan.

Penguatan kelembagaan KTNA  sangat diperlukan dalam rangka perlindungan dan pemberdayaan petani. Oleh karena itu, petani dapat menumbuh kembangkan kelembagaan dari, oleh, dan untuk petani guna memperkuat dan memperjuangkan kepentingan petani itu sendiri sesuai dengan perpaduan antara budaya, norma, nilai, dan kearifan lokal petani.

KTNA sebagai wadah untuk memperjuangan kepentingan petani dapat dimanfaatkan sebagai sarana konsolidasi, berkomunikasi, dan tukar informasi, supaya terjalin kemitraan dalam mempromosikan hasil-hasil pertanian .

KTNA memiliki peran strategis, khususnya dalam membantu para petani atau nelayan untuk menghadapi tantangan yang semakin besar ke depannya, baik dalam aspek penanganan maupun pemasarannya, terlebih di era yang semakin komplek dan kompetitif ini. KTNA juga mempunyai peran yang penting dalam hal penyampaian informasi, percepatan inovasi teknologi, serta pendampingan berbagai program pemerintah di tingkat lapangan

Dengan adanya KTNA di wilayah BPP Kecamatan Banyuurip dapat memperkuat kerjasama, baik di antara sesama Petani dalam Poktan dan antarpoktan maupun dengan pihak lain, sehingga diharapkan Usahatani lebih efisien dan mampu menghadapi ancaman, tantangan, hambatan serta lebih menguntungkan. 

Bertempat di Balai Kelurahan Kledung Karedenan, KTNA Banyuurip pada hari ini tanggal 12 Januari 2022 telah dilakukan pengukuhan dan pelantikan pengurus periode tahun 2021 – 2026 oleh ketua KTNA Kabupaten Purworejo, Bp Yogo Triyanto. Dalam sambutannya berharap agar pengurus yang baru dapat membawa kemajuan yang lebih baik dari yang sebelumnya dalam memperjuangkan kemakmuran petani di wilayah Banyuurip. Acara pegukuhan dan pelantikan dihadiri oleh Pengurus KTNA Kab. Purworejo,Forkompincam Banyuurip, Ka PJI wil Purworejo, Kepala Desa dan Kelurahan se kec. Banyuurip,Ketua kelompok Tani dan seluruh penyuluh BPP Banyuurip. Ketua KTNA terpilih Bp.Suwandi ,beliau adalah tokoh petani yang handal dan juga sebagai ketua Gapoktan Maju Jaya Abadi  Desa Seborokyapyak.  Dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus KTNA baru, diharapkan dapat membawa kemajuan dan kemandirian dan modernisasi pertanian di wilayah Banyuurip.  Untuk mendorong terbentuknya Kelembagaan Petani yang mampu membangun sinergitas antar Petani dan antar Poktan dalam upaya mencapai efisiensi usaha. Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan kemampuan KTNA dilakukan pertemuan rutin tiap bulannya dengan cara bergilir di 27 Desa dan BPP.

Kontributor SRI LASTUTI,SP- KOORDINATOR BPP BANYUURIP





Berita Purworejo

Counter Pengunjung