PENGENDALIAN HAMA TERPADU, SEMANGAT PETANI MEMPERKUAT KETAHANAN PANGAN DAN MUTU YANG BAIK

By DINPPKP 31 Des 2023, 20:52:10 WIB Penyuluhan
PENGENDALIAN HAMA TERPADU, SEMANGAT PETANI MEMPERKUAT   KETAHANAN PANGAN DAN MUTU YANG BAIK

PENGENDALIAN HAMA TERPADU, SEMANGAT PETANI MEMPERKUAT

 KETAHANAN PANGAN DAN MUTU YANG BAIK

 

 

Dampak perubahan iklim mengancam ketahanan pangan dimasa depan, Hasil analisis kondisi iklim global menunjukkan kondisi El Nino Moderat dengan nilai NINO 3.4 sebesar 1.70 dan nilai SOI sebesar -6.0,"  "Nilai DMI sebesar +1.21 juga menunjukkan Dipole Mode Positif. Kondisi El Nino Moderate dan Dipole Mode Positif menunjukkan potensi curah hujan rendah untuk wilayah Indonesia,"

Dampak dari curah hujan menyebabkan terjadinya kekeringan di beberapa wilayah sehingga tidak dapat melakukan tanam padi di musim ke satu. Selain itu munculya serangan hama yang lebih banyak pada lahan pertanian. Kelompok tani Widharmajaya Desa Prapag kidul Kecamatan Pituruh melaksanakan gerakan pengendalian massal, dengan melakukan penyemprotan tanaman padi untuk antisipasi terjadinya serangan hama,

Pada hari Rabu tanggal 20 Desmeber 2023 , kelompok tani Widharmajaya Desa Prapagkidul Kecamatan Pituruh, melaksanakan kegiatan gerakan pengendalian  Organisme Penggangu Tanamn (OPT) tanaman  padi khususnya hama putih palsu. Hama putih palsu (HPP) disebabkan oleh ulat cnaphaloscrocis medinalis ditandai dengan gejala adanya daun berwarna putih akibat ulat memakan jaringan daun dan menyisakan lapisan permukaan daun berwana putih, kemudian menyebabkan daun terlipat / menggulung. Serangan HPP pada fase vegetatif dapat menyebabkan kerugian hingga 50%. Terjadinya gejala serangan HPP di kecamatan pituruh merupakan salah satu dampak perubahan iklim dimana suhu yang hangat menyebabkan perkembangan hama meningkaT, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pituruh melaksanakan pendampingan kepada petani melalui kelompok tani Widharmajaya, dalam rangka pencegahan terhadap serangan hama pada musim tanam ke satu.

Gerakan pengendalian hama dihadiri oleh anggota kelompok tani Widharmajaya sejumlah 20 petani, ketua kelompok Bapak Supriyanto, ibu Kepala Desa, petugas POPT, PPL wibi dan Koordinator PPL. Gerakan pengendalian hama dilakukan pada aeral tanaman padi umur 20-35 hst dengan varietas didominasi ciherang, mekongga, dan mawar. Gerakan pengendalian massal dengan menggunakan pestisida bahan aktif dimehipho seluas 4 ha umtuk luasan yang terserang HPP, untuk pengendalian preventif areal disekitarnya, penyemprotan tanaman padi dengan menggunakan metarizep sebagai antisipasi pencegahan. Supriyanto selaku ketua Kelompok tani Widharmajaya berharap dengan adanya sinergi antara Kelompok tani, Penyuluh pertanian dan petugas pengamat organisme tanaman (POPT), nantinya serangan opt dapat terkendali hasil panen memiliki mutu yang baik.





Berita Purworejo

Counter Pengunjung