- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI POC DENGAN METODE EMBER TUMPUK DI DESA GIRIGONDO KECAMATAN PITURUH

PENGELOLAAN
SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI POC DENGAN METODE EMBER TUMPUK DI DESA GIRIGONDO
KECAMATAN PITURUH
Pada
hari Minggu tanggal 13 Oktober 2024, Pemerintah Desa Girigondo bekerjasama
dengan BPP Kecamatan Pituruh mengadakan kegiatan Pelatihan Teknologi Tepat Guna
Pembuatan POC Ember Tumpuk yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis
tentang pengolahan sampah rumah tanggak melalui sistem ember tumpuk. Kegiatan
ini berlangsung di Balai Desa Girigondo, Pituruh, Purworejo, dan dihadiri oleh
PPL dari BPP Pituruh, Kepala Desa Girigondo, dan anggota Tim Penggerak PKK Desa
Girigondo sebagai peserta pelatihan.
Salah
satu Penyuluh Pertanian BPP Pituruh yaitu Sutoyo menjadi narasumber dalam
kegiatan tersebut. Sutoyo membagikan pengetahuan tentang praktik pembuatan
ember tumpuk dan menjelaskan manfaat penggunaan sistem ember tumpuk dalam
menghasilkan pupuk organik cair yang terjangkau untuk para petani. Ember tumpuk
merupakan suatu sistem pengomposan sampah organik yang sederhana namun sangat
efektif. Dalam sesi pelatihan, beliau memberikan panduan praktis tentang cara
membuat ember tumpuk dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang bisa
ditemukan di sekitar lingkungan. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana
sistem ember tumpuk ini dapat menghasilkan pupuk organik cair yang kaya akan
nutrisi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas tanah dan hasil
pertanian.
Ember
tumpuk merupakan alat pemroses pupuk yang dibuat dengan menyatukan 2 buah ember
yang disusun bertingkat. Ember tumpuk digunakan untuk mengolah sampah dengan
bantuan larva Hi (Hermetia illucens) pada skala rumah tangga. Hermetia illucens
dikenal juga sebagai BSF (Black Soldier Fly) atau lalat tentara hitam. Larva Hi
dapat membantu proses pengomposan aerob dan mempercepat proses penguraian
sampah organik di reaktor tumpuk. Reaktor ember tumpuk juga memungkinkan aliran
lindi terpisah dan material padat sehingga menghasilkan pupuk cair.
Metode
ember tumpuk menggunakan peralatan sederhana dan murah diperoleh. Teknologi ini
sangat mudah diaplikasikan di rumah. Ember tumpuk mampu mengolah sampah organik
menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan. Dengan ember tumpuk, setiap orang
dapat membuat pupuk organik yang murah dan mendukung lahan pertanian yang mulai
kehilangan kesuburannya.
Harapan
pemerintahan Desa Girigondo dengan mengadakan pelatihan POC ember tumpuk,
permasalahan sampah rumah tangga terutama sampah organik bisa tertangani bahkan
bisa dimanfaatkan secara langsung hasilnya oleh masing masing rumah tangga.






