- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Pengecekan pH Tanah di Lahan Sawah Kelompok Tani Loh Jinawi Desa Bayan: Persiapan Menghadapi Musim Tanam Ketiga

Pengecekan pH Tanah di Lahan Sawah
Kelompok Tani Loh Jinawi Desa Bayan: Persiapan Menghadapi Musim Tanam Ketiga
Desa Bayan, 15 Agustus 2024 – Dalam rangka mempersiapkan pengolahan lahan untuk menghadapi
musim tanam ketiga tahun ini, Kelompok Tani Loh Jinawi di Desa Bayan mengadakan
kegiatan pengecekan pH tanah pada lahan sawah mereka. Kegiatan ini dilakukan
bersama petugas pengamat hama serta penyuluh pertanian pendamping .
Pengecekan pH tanah ini menjadi langkah
awal yang penting sebelum proses pengolahan lahan dilakukan. Petugas pengamat
hama dan penyuluh pendamping turun langsung ke lapangan, melakukan uji pH di
beberapa titik pada lahan sawah untuk memastikan kondisi keasaman tanah berada
dalam kisaran yang optimal untuk tanaman padi.
Hasil pengecekan pH tanah ini menjadi dasar
dalam menentukan jenis perlakuan yang perlu dilakukan, seperti penambahan kapur
pertanian untuk menaikkan pH tanah ketika ditemukan adanya keasaman berlebih.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa tanah memiliki tingkat keasaman yang
sesuai, sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal dan
mengurangi risiko kerusakan akibat kondisi tanah yang tidak ideal.
Ketua Kelompok Tani Loh Jinawi, Pak Aspari,
menyampaikan bahwa pengecekan pH tanah merupakan bagian dari upaya bersama
untuk meningkatkan hasil panen. "Kami ingin memastikan semua aspek
pengolahan lahan diperhatikan dengan baik. Dengan dukungan dari petugas pengamat
hama dan penyuluh pertanian pendamping, kami berharap hasil musim tanam ketiga
ini akan lebih baik dari sebelumnya," ujar Pak Aspari.
Petugas pengamat hama dan penyakit menambahkan
bahwa kegiatan seperti ini penting untuk dilakukan secara rutin, terutama
menjelang musim tanam. "Dengan mengetahui kondisi pH tanah, kita bisa
melakukan tindakan pencegahan dini dan menyesuaikan teknik pengolahan lahan
yang lebih tepat. Ini akan sangat membantu petani dalam meningkatkan
produktivitas dan kualitas hasil pertanian," jelas Ibu Musringah.
Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi
bagi anggota kelompok tani lainnya tentang pentingnya pengecekan pH tanah dan
pengelolaan lahan yang tepat. Dengan pengetahuan yang lebih baik, diharapkan
para petani bisa lebih mandiri dalam mengelola lahan mereka dan siap menghadapi
tantangan pertanian di musim tanam yang akan datang.
Kegiatan pengecekan pH tanah ini mendapat
apresiasi dari semua pihak yang terlibat, dan diharapkan dapat menjadi langkah
awal yang baik untuk musim tanam ketiga yang lebih sukses di Desa Bayan.
Disusun Oleh : Wiwit Utami, SP






