- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
- Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Wilayah Cangkrep Lor Kabupaten Purworejo
- Gerdal OPT Walangsangit di KT Semi Gintungan, Gebang
- Rakor Pemantapan Ketahana Pangan DKPP Bersama KADISHANPAN JATENG
- Meski Sedang Puasa, Pelayanan Keswan DKPP Tetap Berjalan
- Menjaga Keamanan Bahan Pangan Asal Hewan, DKPP Laksanakan Pengawasan
- KTNA Kecamatan Purworejo Perkuat Barisan: Susun Pengurus Baru dan Rencana Kerja Strategis 2026
- Antisipasi Kemarau Panjang, Krandegan Tambah Pompa Tenaga Surya 15 PK
- Dari Petak 2,5 Meter, Terbaca Potensi Panen Padi Petani Kedungpomahankulon
- Harga Bawang Merah Bikin Nangis? Tanam Sendiri di Pekarangan, Mengapa Tidak?
Pendampingan Pengurusan NKV Usaha Cold Storage Daging Ayam Joper

Pendampingan Pengurusan Nomor Kontrol Veteriner Usaha Cold Storage Daging Ayam Joper
Nomor Kontrol Veteriner (NKV) adalah sertifikat sebagai bukti tertulis yang sah telah dipenuhinya persyaratan higiene-sanitasi sebagai kelayakan dasar jaminan keamanan produk hewan pada unit usaha produk hewan. Peraturan lalu lintas bahan pangan asal hewan baik dalam maupun luar pulau memiliki ketentuan telah berNKV sebagai syaratnya. Tujuan dilakukannya sertifikasi NKV yaitu: 1) Terlaksananya tertib hukum dan tertib administrasi dalam pengelolaan usaha produk pangan asal hewan. 2) Memastikan bahwa unit usaha telah memenuhi persyaratan higiene-sanitasi dan menerapkan cara produksi yang baik, 3) Mempermudah penelusuran kembali apabila terjadi kasus keracunan pangan asal hewan.
Pada Hari Jumat (24/11), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah melakukan pendampingan NKV atas permohonan usaha perseorangan Cold Storage (Gudang dengan pendingin) daging ayam joper atas nama Binarno Hery Purnomo yang didampingi oleh tim Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Purworejo. Cold Storage tersebut bertempat di Kelurahan Pangenrejo, Kecamatan Purworejo. Tim NKV Provinsi selaku pendamping melakukan pengecekan kelayakan hiegine sanitasi cold storage milik Bapak Binarno. Hasil dari pendampingan tersebut masih banyak yang perlu dibenahi dari usaha cold storage tersebut karena akses keluar masuk daging ayam masih 1 jalur, yang harusnya terpisah. Selain itu tedapat beberapa dokumen yang perlu disiapkan yaitu Nomor Induk Berusaha.
Dikarenakan jenis usaha cold storage ini berhubungan langsung dengan beberapa Rumah Pemotongan Ayam (RPA) maka pemilik usaha RPA juga didorong untuk pengurusan NIB. Sehingga pada Hari Rabu (6/12) pemilik usaha RPA yang bekerja sama dengan Cold Storage milik Bapak Binarno melaksanakan pertemuan guna pembuatan NIB secara online yang dibantu oleh Tim Keswan DKPP Purworejo. RPA yang telah berNIB yaitu 2 RPA bertempat Pasar Wirotaman di Kutoarjo, 3 RPA bertempat di Pasar Pagi Purworejo dan 1 RPA bertempat di Kalinongko, Loano.






