- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
- Puskeswan Purwodadi kembali buka!
- Pelayanan Kesehatan Hewan UPT Puskeswan Mranti di Akhir Maret
- *Dukung Program GAP Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani Laksanakan Persemaian di Desa Kambangan*
- KOORDINASI PELAKSANAAN HIBAH TA. 2026
- Rapat Sosialisasi Pelarangan Perdagangan daging Anjing dan kucing di Jawa Tengah
Penanggulangan Hama Keongmas pada Tanaman Padi

Keberadaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Keongmas sudah sangat meresahkan para petani, terlebih untuk tanaman padi yang masih berada diusia muda. Keong mas memakan batang dan daun benih padi yang baru saja ditanam. Ada beberapa cara untuk mengurangi populasi keong mas tersebut, diantaranya dengan pestisida, pengambilan keong, menjatuhkan telur keong ke air agar tidak menetas dan memasang perangkap. Yang paling efektif ialah dengan memasang perangkap dengan batang pohon pepaya yang dibelah dipasang pada areal sawah yang bayak serangan keong mas, kalau sudah terkumpul tinggal di masukkan ke wadah, untuk makanan ikan atau bebek. Untuk penanganan dengan pestisida dikhawatirkan cangkang dari keong mas tersebut bisa mengenai bahkan melukai kaki petani yang bisa menimbulkan infensi.
Namun dengan menggunakan batang pohon pepaya bisa dipakai lagi, kalau dengan daun pisang / talas hamya sekali pakai. Hal ini diharapkan dapat mengurangi populasi OPT Keongmas yang sangat mengganggu para petani






