- *Dukung Program GAP Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani Laksanakan Persemaian di Desa Kambangan*
- KOORDINASI PELAKSANAAN HIBAH TA. 2026
- Rapat Sosialisasi Pelarangan Perdagangan daging Anjing dan kucing di Jawa Tengah
- Bumbung Konservasi Inovasi Ramah Lingkungan untuk Pengendalian Penggerek Batang Padi
- Rakor Internal unsur Pimpinan DKPP
- KONSULTASI DILAKUKAN AGAR TERCAPAI KEGIATAN YANG OPTIMAL
- RUMAH PANGAN KITA SEBAGAI SOLUSI UPAYA STRATEGIS MENJAGA STABILITAS HARGA PANGAN DI TINGKAT KONSUMEN
- Persiapan penyaluran Banpang (beras dan minyak goreng) Alokasi feb-maret 2026
- Halal bi Halal: Tradisi Bersilaturahmi dan Mempererat Persaudaraan
- Hari Terakhir Pelayanan Keswan di Bulan Suci Ramadhan INi
*Dukung Program GAP Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani Laksanakan Persemaian di Desa Kambangan*

*Dukung Program GAP Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani Laksanakan Persemaian di Desa Kambangan*
Kambangan 30 Maret 2026,
Dalam rangka mendukung pelaksanaan program Good Agricultural Practices (GAP) Tembakau, Kelompok Tani Makmur Tani di Desa Kambangan melaksanakan kegiatan pembuatan persemaian tanaman tembakau sebagai tahap awal budidaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tingkat I Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas komoditas tembakau melalui penerapan standar budidaya yang baik dan berkelanjutan.
Proses kegiatan diawali dengan seleksi benih tembakau secara teliti guna memperoleh benih yang bernas, sehat, dan memiliki daya tumbuh optimal. Tahapan ini menjadi kunci penting dalam menentukan keberhasilan persemaian serta kualitas tanaman pada fase berikutnya.
Selanjutnya, benih terpilih disemai pada media yang telah dipersiapkan sesuai standar teknis budidaya. Media persemaian diolah dengan memperhatikan aspek kesuburan, kelembapan, dan sistem drainase untuk mendukung pertumbuhan bibit secara maksimal.
Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Bruno, yang secara aktif memberikan arahan teknis kepada petani agar proses persemaian berjalan sesuai dengan prinsip GAP.
Duwi Hartoto,S.ST Koordinator PPL Kecamatan Bruno menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendorong petani menerapkan prinsip GAP secara konsisten. Selain meningkatkan kualitas hasil panen, penerapan GAP juga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan lingkungan pertanian.
Para anggota Kelompok Tani Makmur Tani menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Dengan adanya pendampingan dan dukungan program dari pemerintah, petani semakin termotivasi untuk meningkatkan kapasitas budidaya tembakau secara profesional.
Ke depan, kegiatan akan dilanjutkan dengan tahap pemeliharaan persemaian hingga bibit siap dipindahkan ke lahan tanam. Diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani tembakau di Kabupaten Purworejo.





