- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Penanaman 1,2 Hektar Jagung Manis Kelompok Tani Al Karomah

Jagung manis (Zea mays saccharata L) merupakan komoditas yang tak pernah sepi peminat. Pasalnya jagung manis dapat diolah dengan mudah hanya dengan direbus ataupun dibakar. Tanaman jagung manis dapat tumbuh dan beradaptasi dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 1300 mdpl dan optimal tumbuh pada ketinggian ± 750 mdpl. Umur panen yang singkat sekitar 60-70 hari dan harga jual yang cukup tinggi menjadi alasan utama para petani Kelompok Tani Al Karomah di Desa Cepedak menanam jagung manis. Tanam bersama dilakukan pada Senin (11/10) bersama dengan Kepala Desa Cepedak, Koordinator BPP Kecamatan Bruno, Penyuluh, Gapoktan dan anggota poktan Al Karomah di lahan seluas 1,2 hektare. “Sebelum tanam, benih jagung harus diberikan perlakuan (seed treatment) untuk mencegah timbulnya penyakit (seed born disease). Bahan yang digunakan adalah furadan (insektisida), anti bulai dan penambahan hormon auksin untuk perangsang akar. Selanjutnya, proses penanaman jagung manis dengan cara ditugal dengan jarak tanam 75 cm x 25 cm.
Pengaturan jarak tanam merupakan faktor penting dalam upaya meningkatkan hasil produksi tanaman. ” Jelas Danang, PPL wibi Cepedak. Kepala Desa Cepedak, Sugeng Haryanto menambahkan “Saya berharap dengan tanam bersama jagung manis ini, kelompok tani Al Karomah Desa Cepedak bisa mendapat banyak pembelajaran dari para penyuluh tentang budidaya tanaman jagung manis dan juga mendapatkan hasil yang baik serta harga jual yang tinggi.” Budidaya tanaman jagung manis harus dilakukan secara intensif, sehingga hasil yang didapatkan juga tinggi. Harga jual jagung manis dari petani ± 5000/kg, sedangkan di pasaran sekitar Rp.7000-8000/kg. Harga jagung manis fluktuatif, cenderung naik saat bulan Desember dan tahun baru. Pengirim : Musti Widya, BPP Bruno






