Pemerintah Sediakan Alternatif bagi Petani dalam Mengakses Pupuk

By DINPPKP 22 Jan 2024, 15:02:15 WIB Penyuluhan
Pemerintah Sediakan Alternatif bagi Petani dalam Mengakses Pupuk

Pemerintah Sediakan Alternatif bagi Petani dalam Mengakses Pupuk

 

Pupuk merupakan salah satu unsur penting yang harus dipenuhi dalam kegiatan budidaya tanaman. Pemberian pupuk merupakan upaya yang dilakukan petani guna meningkatkan kadar nutrisi yang tersedia pada tanaman dan atau kimia dan sifat fisik tanah, sehingga langsung atau tidak langsung meningkatkan pertumbuhan tanaman, hasil, dan kualitas sehingga mendorong produktivitas para petani

Akan tetapi pada awal tahun 2024 banyak petani mengeluhkan terkait alokasi pupuk bersubsidi yang semakin minim, sehingga kebutuhan pupuk bagi tanaman masih belum terpenuhi, sedangkan untuk mengakses pupuk non subsidi masih terasa berat bagi petani.

Dalam rangkaian kegiatan Gebyar Diskon Pupuk yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada tanggal 18 Januari 2024 di Gudang Penyangga, Batoh (Bayan) yang merupakan wujud keberpihakan Pemerintah terhadap petani selain melalui pupuk bersubsidi, juga pupuk non subsidi dengan harga murah serta upaya mengurangi dampak El Nino terhadap petani. Sejumlah 320 petani dari Kecamatan Banyuurip ikut berpartisipasi dari 5.000 kupon yang disediakan untuk Kabupaten Purworejo. Hal ini di sambut dengan baik oleh para petani khususnya dari Kecamatan Banyuurip dimana kegiatan ini merupakan salah satu alternatif bagi petani ditengah keluhan petani padi terkait jatah pupuk bersubsidi yang masih minim, sehingga pada kesempatan ini petani dapat mengakses pupuk dengan kualitas baik dengan harga yang lebih murah walaupun dengan ketentuan setiap orang hanya berhak untuk paket transaksi pupuk sejumlah 25 kilogram pupuk urea dan 25 kilogram pupuk NPK dengan biaya transaksi sebesar Rp 270.000,-.

Yunanto yang merupakan ketua Kelompok Tani Purwa Tani Desa Sokowaten Kecamatan Banyuurip Kecamatan Banyuurip mengatakan Kegiatan ini membantu sekali dengan kondisi paceklik dan pupuk subsidi yang masih belum memenuhi kebutuhan tanaman petani masih bisa membeli pupuk sehingga bisa meningkatkan produksi tanaman padi.

Harapannya dengan terlaksannya kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program percepatan musim tanam, memberikan kemudahan bagi petani memperoleh pupuk non subsidi sehingga petani dapat meningkatkan produksi pangan yang pada akhirnya dapat menyejahterakan para petani. (Retno-BPP Banyuurip)





Berita Purworejo

Counter Pengunjung