- Banter Melaju Disosialisasikan di Kemejing, Warga Antusias Sambut Peluang Ternak Kambing Jawa Randu
- Tindaklanjut Pengaduan Warga Mengenai Peternakan Ayam
- Gapoktan Desa Pakisarum Gelar Sosialisasi eRDKK 2027, Pastikan Petani Akses Pupuk Subsidi
- Ubinan Padi Varietas Inpari 32 di Desa Gowong Tunjukkan Produktivitas Menjanjikan
- Jalan Usaha Tani (JUT) DKPP Tahun Anggaran 2026
- DKPP Lakukan Pengujian Sampel PSAT Pasca Idul Fitri 1447 H
- Refilling Nitrogen Cair untuk Mendukung Kegiatan Inseminasi Buatan Ternak
- Seleksi Hibah Ternak 2027 Dimulai, DKPP Purworejo Verifikasi Proposal dari 14 Kecamatan
- PEMKAB PURWOREJO DAN PERUM BULOG SIAP SALURKAN BANTUAN PANGAN BERAS DAN MINYAK GORENG ALOKASI FEBRUARI-MARET 2026
- Pemantauan Harga Bahan Pokok Penting Pasca HBKN Idul Fitri 1447H
Pembuatan Pakan SILASE untuk Domba

Kamis, 06 Januari 2022.
Monitoring hasil pembuatan pakan ternak "silase" untuk pakan ternak domba persilangan marino dan domba lokal di Kelompok Tani Sido Makmur Desa Mangunjayan. Silase adalah hasil pengawetan pakan ternak yang memiliki kadar air tinggi dengan proses fermentasi dengan bantuan jasad renik dengan keadaan kedap udara.
Silase merupakan makanan ternak yang memiliki kadar air tinggi, diolah melalui proses fermentasi dengan bantuan jasad renik. Proses tersebut dilakukan dalam kondisi anaerob atau tanpa oksigen, baik dengan penambahan atau tanpa penambahan pengawet.
Pembuatan silase terdiri dari :
a) dedaunan/rerumputan,
b) garam,
c) bekatul.
Cara pembuatannya adalah :
a) Potong hijauan sekitar 5 -10 cm,
b) campurkan seluruh bahan dan diaduk hingga merata,
c) masukkan kedalam wadah/tong yang telah disiapkan, ditekan hingga penuh agar menjadi kedap udara,
d) tutup rapat wadah diamkan selama minimal seminggu,
e) silase dapat diberikan pada proses fermentasi,
f) silase dapat bertahan selama 6 -12 bulan.
Ciri-ciri silase yang sudah jadi adalah :
a) pakan berbau harum seperti tape,
b) pakan tidak menjadi kering,
c) bila dikepal tidak keluar air.
Silase dapat dimanfaatkan sebagai cadangan makanan pada musim paceklik dan meningkatkan nilai guna limbah pertanian, agar tidak terbuang sia-sia.
Kontributor Satiti Haning Pangestu, PPL Butuh






