- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PEMBUATAN EMPING JAGUNG KEP MULYO FARM KECAMATAN PURWOREJO

PEMBUATAN
EMPING JAGUNG
KEP
MULYO FARM KECAMATAN PURWOREJO
Purworejo
– Kamis (11/7/2024) bertempat di rumah Bapak Heri Kelurahan
Tambakrejo, KEP Mulyo Farm mengadakan pertemuan. Pertemuan ini merupakan tindak
lanjut dari pertemuan rutin akhir bulan Juni. Pada pertemuan ini kegiatan yang
dilaksanakan adalah pembuatan emping jagung. Pembuatan emping dirasa memiliki
peluang bagus dikarenakan di Kecamatan Purworejo banyak lahan tegal yang
ditanami jagung, sehingga untuk bahan baku bisa mudah didapatkan dari petani dan
belum banyak pesaing di wilayah Kecamatan Purworejo.
Emping ialah jenis makanan ringan yang pembuatannya
dengan cara dipipihkan kemudian dikeringkan. Emping pada umumnya dibuat dari
melinjo. Tapi, emping kini juga bisa dibuat dari bahan baku jagung, karena
dengan banyaknya jagung yang dipanen oleh petani. Bisa dibilang emping jagung
punya rasa yang lebih gurih dari pada emping melinjo yang biasanya memiliki
campuran rasa pahit. Tentunya jagung punya rasa yang manis dan lebih renyah
bila dijadikan makanan ringan seperti emping. Dalam pembuatan emping jagung yang berkualitas dibutuhkan biji jagung
yang utuh dan besar-besar, hal tersebut utama dan mutlak. Biji jagung yang
kecil akan menghasilkan emping jagung yang kecil-kecil pula dan terkesan seperti
hancuran atau remukan. Produk makanan selalu bergantung pada kualitas bahan,
tak terkecuali dengan emping dari jagung. Pilihlah jagung yang sudah tua dan
memiliki kualitas yang baik, artinya tidak berpenyakit dan memiliki butiran
jagung yang benar-benar bagus.
Dalam
pembuatan ini dilakukan beberapa kali percobaan sehingga bisa didapatkan hasil
yang diinginkan dan sesuai di pasaran. Anggota melakukan beberapa kali
modifikasi mesin agar didapatkan emping jagung yang tipis dan lebar.
Proses Membuat Emping Jagung
1. Pertama-tama
hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan emping jagung adalah pemilihan
jagungnya. Pastikan jagung yang dipilih adalah jagung yang tua dan besar.
2. Pipilah
jagung menggunakan alat pemipil jagung kemudian bersihkan menggunakan air mengalir.
3. Rendamlah
jagung selama kurang lebih 24 jam. Tujuan direndamnya jagung dalam waktu yang
sangat lama ini adalah agar nantinya dapat mempercepat perebusan.
4. Setelah
direndam, rebuslah jagung pipil menggunakan air yang telah dicampurkan air
kapur 10% selama 2 jam. Dalam proses perebusan, selalu aduk-aduk jagung
agar tidak gosong.
5. Angkat
jagung rebus kemudian cucilah menggunakan air bersih. Pastikan jagung dicuci
hingga bau kapur tidak tercium lagi.
6. Proses
selanjutnya adalah pengukusan jagung. Kukuslah selama kurang lebih 2-3 jam.
7. Setelah
proses pengukusan, pipihkan jagung menggunakan mesin pemipih. Lakukan sedikit
demi sedikit agar hasilnya bagus.
8. Jagung
yang sudah dipipihkan kemudian dijemur di bawah terik matahari selama 1-2 hari.
9. Jagung
yang sudah dijemur sudah dapat disimpan di plastik dan sudah dapat digoreng
sesuai kebutuhan.
10. Jika
menginginkan emping jagung dengan rasa, taburkan bumbu-bumbu sesuai selera
sehabis emping digoreng dan selagi masih panas. Tujuannya agar bumbu meresap
sempurna.
Emping jagung KEP
Mulyo Farm dijual dalam bentuk mentah dan dikemas dengan beberapa jenis
kemasan.






