- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
Pembibitan Tanaman Hortikultura Kelengkeng di Desa Kalimeneng

Pembibitan Tanaman Hortikultura Kelengkeng di Desa Kalimeneng
Jum'at 11 Feb 2022, PPL WiBi Kalimeneng melakukan kunjungan ke pelaku usaha tani pembibitan tanaman hortikultura di Desa Kalimeneng Kecamatan Kemiri milik Bapak Ngadino ketua Kelompok tani Manunggal Karyo. Beliau sudah menjadi pelaku usaha di bidang pembibitan hortikultura kurang lebih 10 Tahun lebih.
Salah satu bibit yang populer pada usaha pembibitan Pak Ngadino ini adalah Lengkeng matalada. Lengkeng matalada adalah tanaman lengkeng yang menghasilkan buah berukuran cukup besar dan berkulit putih. Ukuran buah matalada sedikit lebih besar daripada koin Rp500, berdiameter 2,5—3 cm. Disebut matalada karena berbiji kecil. Adapula yang menyebutnya lengkeng biji lada. Keunggulan lainnya adalah daging buah cukup tebal, berwarna putih dan bertekstur kesat. Buah menguarkan aroma harum. Berdaging kering, transparan, berbiji kecil, dan harum. Biji kecil lengkeng matalada murni sifat bawaan. Buah lengkeng matalada juga menawarkan sensasi citarasa yang manis. Banyak hobiis dan pekebun yang menggemari varian lengkeng ini.
Daun Bibit Lengkeng matalada membulat di tengah dan berujung runcing serta berwarna hijau tua. Tanaman belajar berbuah umur 8 bulan dari bibit hasil sambung. Produktivitas tanaman 25—40 kg per pohon dari pohon 3 tahun. Para ahli menggolongkan matalada sebagai lengkeng tropis serupa dengan pingpong, diamond river, dan merah. Lengkeng-lengkeng itu mudah berbuah di dataran rendah. Tanaman lengkeng matalada lebih pas ditanam di dataran rendah, dengan ketinggian antara 200 hingga 600 m dpl. Jenis lahan yang cocok Ketika berkebun tanaman ini yakni tanah liat berpasir, gembur dan kaya kandungan organik.
Matalada sangat pas dipilih sebagai tanaman tabulampot. Tanaman ini termasuk jenis lengkeng yang bersifat genjah dan dapat berbuah walaupun tanpa perlakuan khusus (tanpa booster). Wajar bila tabulampot lengkeng matalada kian diminati masyarakat perkotaan yang notabene memiliki lahan terbatas. Pada tabulampot dengan tanaman tahap siap buah, panen buah lengkeng matalada bisa dinikmati kurang dari 1 tahun.
Untuk berbunga dan berbuah, biasanya Bibit Lengkeng matalada butuh suhu kisaran 30oC-35oC. Sedangkan kebutuhan intensitas curah hujan mencapai 1.500 mm/tahun. Cara rawat yang baik akan membuat tanaman lengkeng matalada tidak meninggi, bertajuk baik, memiliki daun yang hijau, sehat dan rimbun. Berbeda dengan lengkeng umumnya yang terkenal sulit, perawatan matalada tergolong mudah. Ia akan berbuah lebat tanpa perlu melakukan pemberian zat khusus yang merangsang pembungaan. Sosok tanaman dan buah yang unik, sangat cocok menghias halaman rumah atau taman.
Sasmitha Wening - BPP Kemiri






