- Kunjungan Study Komparatif Komisi B DPRD Kabupaten Cilacap
- DKPP PURWOREJO PERKUAT KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI OPTIMALISASI RUMAH PANGAN KITA (RPK)
- RAT Koperasi SEMBADA DKPP Kabupaten Purworejo Tahun 2026
- KTNA Kecamatan Bruno Gelar Halal Bihalal Bersama Kelompok Tani Rukun Tani Gowong
- Genjot Produksi Cabai Rawit, Kunjungan Lapang di Gowong Optimistis Tembus 3,7 Ton
- Pertemuan Koordinasi dan Sosialisasi Pengembangan Kawasan Cabai Tahun Anggaran 2026
- SIDANG I KOMISI IRIGASI KABUPATEN PURWOREJO TAHUN 2026
- Anak Kambing Kurus Bawa ke Puskeswan, akan Kami Urus
- “PENGAWASAN KEAMANAN PANGAN DI PASAR TRADISIONAL - DKPP PURWOREJO PASTIKAN BAHAN PANGAN BEBAS ZAT BERBAHAYA”
- PERCEPAT MODERNISASI IRIGASI, BBWS SERAYU OPAK GELAR RAKOR REHABILITASI DAERAH IRIGASI WADASLINTANG TIMUR
PEMANENAN PADI YANG TEPAT PADA PANEN PERDANA PETANI DESA GEDANGAN KECAMATAN PURWODADI

Memasuki bulan Februari tahun 2022 merupakan waktu panen bagi petani di wilayah selatan kecamatan Purwodadi. Sebagian besar petani di wilayah selatan tanam padi pada bulan November 2021 dengan demikian panen dilaksanakan bulan Februari 2022.
Pada hari ini Senin tanggal 7 bulan Februari merupakan panen perdana bagi petani di desa Gedangan dan Jatikontal kecamatan Purwodadi. Petani Agus Yatino (35 tahun) anggota kelompok tani Tirto Raharjo desa Gedangan hari ini memanen padinya yang ditanam di lahan sawah desa Jatikontal, antara desa Gedangan dan Jatikontal letaknya berdampingan. Bersama rekannya yang tergabung dalam regu panen melaksanakan panen padi dengan menggunakan alat panen, arit dan pedal thasher mesin untuk merontokkan gabah serta perlengkapan panen lainnya. Petani selalu berinovasi dan mencoba menerapkan teknologi yang tepat pada usaha tani padi sehingga dapat memperoleh pendapatan yang lebih baik.
Padi varietas Way Apu dipanen pada umur tanaman 90 HST, jarak tanaman 25 cm x 25 cm, pupuk yang diaplikasikan yaitu ZA 50 kg, NPK Phonska 50 kg, dan petroganik 40 kilogram untuk luasan satu iring (1600 m2). Satu iring merupakan 1/6 hektar . Hasil panen 12 kwintal per iring. Menurut petani hasil tersebut kategori panen dengan hasil sedang mendekati baik, karena untuk hasil baik panen bisa mencapai 14-15 kwintal per iring.
Pemanen padi harus dilakukan pada umur yang tepat, menggunakan alat mesin panen yang memenuhi persayaratan teknis, ekonomi, agronomis serta menerapkan sistem panen yang tepat. Ketidaktepatan dalam pemanenan padi dapat mengakibatkan kehilangan hasil yang tinggi serta mutu hasil yang rendah.
Panen yang tepat waktu dapat dilakukan dengan:
- Menentukan waktu panen yang tepat
Pemanenan padi dilakukan apabila:
- umur tanaman padi 90 sampai 95 HST
- 90% - 95% gabah dari malai tampak kuning
- malai berumur 30 -35 hari setelah berbunga merata
- Melakukan Pemanenan dan Pasca panen yang baik
– Perontokan
Perontokan merupakan tahap penanganan pasca panen setelah perontokan, penumpukan serta pengumpulan padi.
- Pengeringan
Pengeringan merupakan proses penurunan kadar air gabah sampai mencapai nilai tertentu sehingga siap diolah atau digiling atau disimpan dalamm kurun waktu yang lama.
Ketidaktepatan dalam pengeringan dapat mengakibatkan kualitas gabah menurun atau kehilangan hasil 2,13%.
- Penggilingan
Penggilingan merupakan proses untuk mengubah gabah menjadi beras.
Pada panen perdana ini petani sudah menerapkan waktu panen yang tepat. Dengan melakukan panen padi tepat waktu ini dapat menghindari serangan OPT wereng batang coklat. Dengan peralatan sederhana yaitu pedal thrasher bermesin yang dilengkapi kelambu dapat mengurangi kehilangan hasil panen.
Pengirim Nursilahturahmi, S.P, PPL BPP Purwodadi






